TRIBUNTRENDS.COM - Tim gabungan bersama masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di kawasan pesisir Pantai Cemara Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Jumat (22/5/2026).
Dikutip dari Tribun Bali, kegiatan di Pantai Cemara Gilimanuk, Bali, tersebut merupakan bagian dari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).
Dalam kegiatan itu di Pantai Cemara Gilimanuk, Bali, petugas dan warga berhasil mengumpulkan sekitar 500 kilogram atau setengah ton sampah yang sebagian besar berupa sampah plastik dan residu.
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, mengatakan aksi gotong royong difokuskan di Pantai Cemara karena kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di pintu masuk Bali.
Baca juga: Mayat Pria Terkubur di Badung Bali, 4 Pelaku Ditangkap Termasuk 2 Anak Dibawah Umur, Motif Dendam
Pantai Cemara Gilimanuk dikenal memiliki deretan pohon cemara yang rindang dengan panorama Gunung Raung yang terlihat menjulang dari kejauhan.
Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun masyarakat lokal yang berkunjung.
Karena itu, menurut Tony, menjaga kebersihan pantai menjadi tanggung jawab bersama, terutama untuk mengurangi sampah plastik yang mencemari kawasan wisata.
Ia mengajak masyarakat sekitar, pedagang, pelaku UMKM, hingga pengunjung pantai untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kawasan wisata dan ekosistem pesisir.
Baca juga: Truk Tabrak Rumah di Jembrana Bali, Supir Sempat Mengeluh Nyeri di Bagian Dada, Serangan Jantung?
Selain melakukan aksi bersih pantai, pihak kelurahan juga berencana membangun Teba Tradisional di kawasan Pantai Cemara.
Fasilitas tersebut nantinya akan difungsikan sebagai tempat penampungan sampah organik.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi volume sampah organik yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh.
“Rencananya awal bulan depan kami akan membuat Teba Tradisional khusus untuk menampung sampah organik,” kata Tony.
Baca juga: Jennifer Coppen Bocorkan Pernikahan dengan Justin Hubner Digelar di Bali pada Juni 2026
Sementara itu, sampah anorganik dan residu akan ditempatkan pada wadah atau tempat sampah yang telah disiapkan bersama para pedagang dan UMKM di sekitar pantai sebelum nantinya dikirim ke TPA.
Pemerintah setempat berharap upaya penanganan sampah ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan
Terlebih Pantai Cemara Gilimanuk merupakan salah satu kawasan strategis yang menjadi jalur keluar-masuk Pulau Bali.
Dengan pengelolaan sampah yang lebih baik, kawasan wisata tersebut diharapkan tetap bersih, nyaman, dan menarik bagi wisatawan.
(TribunTrends/Talitha)