Curhat Penjaga Perlintasan Sebidang di Sukaresmi Bogor Jika Palang Ditutup KAI, Takut Tak Punya Uang
Tsaniyah Faidah May 22, 2026 07:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Perlintasan sebidang di jalur perlintasan kereta api Sukaresmi Tugu Wates, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, direncanakan akan ditutup total oleh PT KAI Daop 1 Jakarta.

Penjaga perlintasan Syahroni (50) mengatakan, jika penutupan ini benar dilakukan, akan mengganggu ekonominya.

Tidak hanya dirinya, ekonomi warga lainnya yang sering menjaga perlintasan juga akan terganggu.

“Ya pasti kalau itu (keganggu). Apalagi soal ekonomi. Karena ini sudah jadi mata pencaharian kita-kita juga. Bisa nggak puang kalau ditutup total,” kata Syahroni kepada TribunnewsBogor.com di lokasi, Jumat (22/5/2026).

Penjaga lintasan di Sukaresmi ini berjumlah enam dan berjaga di perlintasan secara bergantian.

Palang penutup perlintasan dibuat dari bambu panjang dan dinaik turunkan dengan cara manual.

Sehari para penjaga lintasan bisa membawa uang 50 ribu.

“Ada aja yang ngasih. Yang ngasihnya itu yang nyebrang aja. Alhamdulillah gitu,” ujarnya.

Ia menyarankan jika ditutup, lebih baik menggunakan palang otomatis seperti di wilayah Kebon Pedes.

“Jadinya kita tetep masih bisa jaga ngatur arus lalu lintasnya kalau kaya gitu. Pemasukan ke kekitanya masih ada juga,” ucapnya.

Sementara itu, PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta bakal menutup sembilan perlintasan sebidang liar di wilayah Bogor.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Franoto Wibowo mengatakan, penutupan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan warga yang sering melintas di jalur kereta api.

“Untuk keselamatan warga masyarakat serta perjalanan kereta api,” kata Franoto kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (21/5/2026).

Sembilan perlintasan sebidang ini termasuk perlintasan liar.

Warga atau pengendara sering melintasi perlintasan sebidang ini.

Perlintasan liar sebidang yang pertama bakal ditutup yakni petak jalan antara Stasiun Citayam-Bojonggede tepatnya di Jalan Desa Dodol, Kabupaten Bogor.

Perlintasan kedua yakni petak Jalan Antara Stasiun Tenjo-Tigaraksa di wilayah Jalan Desa Kampung Sukajatake.

Perlintasan ketiga yakni petak jalan antara Stasiun Bojonggede-Cilebut.

Lalu ada perlintasan petak jalan antara Stasiun Citayam-Bojonggede wilayah Desa Gang Paseban.

Perlintasan jalan antara Stasiun Cilejit-Daru yang masuk Jalan Desa Kampung Lame Kabupaten Bogor.

Perlintasan di Stasiun Cilebut-Bogor tepatnya di Tugu Wates Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Lalu ada perlintasan liar di antara Stasiun Cilebut-Bogor tepatnya di wilayah Gang Mesjid.

Perlintasan liar selanjutnya berada di Stasiun Citayam-Bojonggede tepatnya di Jalan Desa Gang Jamal.

Terakhir yakni perlintasan antara Stasiun Maseng-Cigombong.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.