Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan hingga saat ini masih mengisi enam jabatan eselon III dengan status pelaksana tugas (PLT).
Kekosongan jabatan definitif tersebut terjadi karena masih menunggu proses evaluasi dan penataan birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bengkulu Selatan menjelaskan, 6 jabatan yang masih kosong tersebut yakni Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSUD HD) Manna, Kepala Bidang Analisis Dampak Lingkungan, Camat Pasar Manna,.
Lalu, Kepala Bidang Bina Marga, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini masih dalam proses penerapan manajemen talenta sesuai instruksi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Proses tersebut menjadi tahapan yang harus diselesaikan sebelum dilakukan pengisian jabatan definitif.
Menurutnya, pengisian jabatan akan dilakukan setelah proses ekspos manajemen talenta selesai dan mendapat persetujuan dari BKN.
Baca juga: 20 Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu Selatan Ditargetkan Mulai Beroperasi Agustus 2026
“Kita tunggu tergantung cepatnya ekspos manajemen talenta Bengkulu Selatan yang saat ini masih digarap,” ungkap Daniel.
Seluruh ASN di Bengkulu Selatan untuk melengkapi data pendukung dalam rangka meningkatkan kualitas manajemen talenta masing-masing individu.
Hal itu penting agar ASN dapat dipetakan sesuai kompetensi dan kebutuhan jabatan yang tersedia.
Selain itu, Daniel menyebutkan apabila manajemen talenta telah diterapkan secara penuh, maka seleksi terbuka untuk pengisian jabatan tidak lagi dilakukan.
Pemkab Bengkulu Selatan berharap proses manajemen talenta dapat segera rampung sehingga pengisian jabatan eselon III yang masih kosong dapat dilakukan untuk mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.