TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.
Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah, Zulian Dwi Cahyo, berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang Putera Puteri Jawa Tengah 2026 yang diselenggarakan oleh PT Pesona Mahkota Indonesia.
Dalam kompetisi duta daerah tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut, Zulian sukses meraih gelar 1st Runner Up Putera Jawa Tengah 2026, Best Participation, serta Best Speech.
Ajang bergengsi itu berlangsung pada 15-16 Mei 2026 di Frontone HK Resort Semarang dan Gedung Serbaguna Balai Kota Semarang.
Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang memiliki kemampuan di bidang public speaking, advokasi sosial, budaya, hingga promosi pariwisata daerah. Sedangkan tahapan seleksi telah dimulai sejak Maret 2026.
Para peserta mengikuti serangkaian proses, mulai dari pendaftaran administrasi, tes tertulis, wawancara, hingga berbagai penugasan kreatif.
Beberapa di antaranya meliputi pembuatan video advokasi, video profil, sesi pemotretan, serta produksi konten kreatif bertema wisata, budaya, dan pendidikan.
Dalam proses persiapannya, Zulian didampingi personal trainer dan public speaker untuk memperkuat kemampuan komunikasi sekaligus memperdalam wawasan mengenai potensi daerah dan sejarah budaya Kabupaten Purbalingga.
Dia mengaku harus menghadapi berbagai tantangan selama kompetisi berlangsung, terutama saat menjalani masa karantina dan padatnya agenda kegiatan.
Meski demikian, Zulian mampu membagi waktu antara perkuliahan dan persiapan lomba melalui manajemen waktu yang terukur.
Penghargaan Best Speech yang diraihnya menjadi salah satu pencapaian paling membanggakan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada finalis yang dinilai mampu memahami isu sosial, menawarkan solusi, serta menyampaikan gagasan secara efektif di hadapan publik dan dewan juri.
Kemampuan komunikasi yang dimiliki Zulian dinilai menjadi modal penting dalam kompetisi tersebut.
Pengalamannya di bidang broadcasting hingga keterlibatan dalam berbagai forum kepemudaan turut memperkuat kapasitasnya selama mengikuti ajang pemilihan duta daerah itu.
Keberhasilan Zulian tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, tim PALASIX, civitas akademika UIN Saizu Purwokerto, hingga para sponsor yang mendukung proses persiapan sampai grand final.
Ke depan, ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dalam bidang advokasi sosial, pendidikan, serta pemberdayaan generasi muda di Jawa Tengah.
“Jangan menunggu sempurna untuk memulai, tapi mulailah untuk menjadi sempurna,” ujar Zulian. (***)