Listrik Lembali Menyala di Sejumlah Daerah di Pekanbaru Setelah Padam Total
Nolpitos Hendri May 23, 2026 12:29 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Listrik kembali menyala di sejumlah daerah di Kota Pekanbaru setelah padam sejak pukul 18.45 WIB pada Jumat (22/5/2026) malam.

Listrik terlihat mulai kembali menyala sekitar pukul 21.43 WIB di sejumlah wilayah di Pekanbaru.

Sebelumnya, pemadaman terjadi sejak selepas Magrib dan menyebabkan sebagian besar kawasan di Pekanbaru gelap gulita.

Baca juga: RIAU BLACKOUT - Leslie Kaget karena Listrik Padam Saat Anaknya CT Scan

Gangguan tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama karena suhu udara yang cukup panas dan matinya pendingin ruangan seperti AC maupun kipas angin.

Saat listrik kembali menyala, suasana lega langsung dirasakan warga.

Sejumlah masyarakat yang sebelumnya memilih keluar rumah karena kondisi panas mulai kembali ke rumah masing-masing.

Sorak kegembiraan bahkan terdengar di beberapa lingkungan permukiman ketika lampu kembali hidup.

Endri, warga Panam, mengaku bersyukur listrik akhirnya kembali normal setelah beberapa jam padam.

Menurutnya, kondisi rumah sebelumnya terasa sangat panas sehingga ia bersama keluarga memilih berkeliling kota menggunakan kendaraan.

"Alhamdulillah listrik sudah hidup lagi. Tadi memang panas sekali di rumah karena AC mati. Anak-anak juga sudah bisa istirahat dengan nyaman sekarang," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Erin, warga Jalan Delima.

Ia mengatakan listrik yang kembali menyala membuat aktivitas rumah tangga kembali normal.

Hingga malam hari, sebagian besar wilayah Pekanbaru dilaporkan sudah kembali terang setelah proses pemulihan jaringan listrik dilakukan secara bertahap.

PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam di Riau dan Sumatera

Riau blackout , Kota Pekanbaru mendadak gelap gulita pada Jumat (22/5/2026) malam setelah terjadi gangguan sistem kelistrikan yang berdampak pada sejumlah wilayah di Pulau Sumatra.

PT PLN menyatakan saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap gangguan sistem kelistrikan tersebut. Gangguan itu menyebabkan listrik padam di sejumlah daerah, termasuk hampir seluruh kawasan Kota Pekanbaru.

Dalam keterangan resminya di Jakarta, PLN menyebut tim teknis telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem dan jaringan kelistrikan.

“PLN saat ini tengah melakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada sejumlah wilayah di Sumatra,” ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, Jumat (22/5/2026) malam.

PLN juga memastikan proses pemulihan terus dilakukan sambil menelusuri penyebab gangguan yang mengakibatkan padamnya listrik di berbagai wilayah tersebut.

“Tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan, untuk upaya pemulihan sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi,” lanjutnya.

PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu informasi resmi terkait perkembangan penanganan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan Contact Center PLN 123.

Sementara itu di Pekanbaru, pemadaman listrik yang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB membuat suasana kota berubah drastis dalam hitungan menit.

Kawasan yang biasanya terang oleh lampu jalan, papan reklame, pertokoan dan rumah makan mendadak gelap total.

Pantauan di lapangan, pemadaman terjadi hampir merata mulai dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Panam. Sejumlah ruas jalan tampak redup karena lampu penerangan jalan ikut padam.

Kondisi itu membuat aktivitas warga terganggu.

Sejumlah rumah makan, warung bakso, kedai kopi hingga usaha fotokopi terpaksa menghentikan aktivitas sementara karena tidak memiliki genset.

Di beberapa titik, warga terlihat panik ketika listrik tiba-tiba mati saat kondisi sedang ramai pengunjung.

Banyak pelanggan dan pemilik usaha menggunakan lampu telepon genggam sebagai penerangan darurat.

Bahkan ada pemilik usaha yang menyalakan sepeda motor maupun mobil di depan ruko agar cahaya lampu kendaraan bisa membantu menerangi bagian dalam kedai.

Di Jalan HR Soebrantas, Ahmad Maulana, pemilik sebuah kedai kopi, mengaku suasana mendadak berubah kacau saat listrik padam.

“Tadi pelanggan lagi ramai. Tiba-tiba mati total. Orang langsung keluar lihat kondisi karena dikira hanya kedai kami yang padam. Rupanya satu kawasan gelap semua,” ujarnya.

Menurut Ahmad, kondisi gelap membuat sebagian pelanggan memilih membatalkan nongkrong dan pulang lebih awal.

“Kami tidak punya genset. Jadi hanya pakai lampu HP. Bahkan tadi kami hidupkan motor di depan kedai supaya lampunya bisa bantu penerangan,” katanya.

Hal serupa terjadi di kawasan Jalan Suka Karya. Nani Sumarni, pemilik warung bakso, mengatakan suasana warung sempat hening beberapa saat ketika listrik mendadak padam.

“Orang lagi makan bakso, tiba-tiba gelap semua. Anak-anak ada yang takut dan langsung minta pulang,” ungkapnya.

Ia mengatakan usahanya sangat terdampak karena seluruh aktivitas bergantung pada penerangan.

“Kalau malam tentu pelanggan butuh lampu. Karena gelap, banyak yang tidak jadi makan lama-lama,” jelas Nani.

Sementara itu di Jalan Garuda Sakti, Warsono, pemilik usaha fotokopi, mengaku seluruh pekerjaannya langsung terhenti akibat listrik padam.

“Mesin langsung mati semua. Ada pelanggan yang mau cetak tugas dan dokumen jadi tertunda,” katanya.

Menurut Warsono, suasana malam di sekitar pertokoan menjadi jauh lebih sepi dibanding biasanya.

“Biasanya malam masih ramai orang keluar masuk. Tapi karena gelap total, banyak yang langsung tutup lebih cepat,” ujarnya.

Warga terlihat menunggu di depan rumah dan ruko sambil berharap listrik segera menyala kembali.

Di tengah gelapnya malam, hanya cahaya lampu kendaraan dan senter telepon genggam, lampu emergency dan lilin yang tampak menerangi sebagian sudut kota.

( Tribunpekanbaru.com / Alexander )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.