Gempa Bumi Terkini di Jawa Barat M3,1 Guncang Pangandaran, Pusat Gempa Tampak di Selatan Tasik
Dedy Herdiana May 23, 2026 09:35 AM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Terjadi gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Pangandaran pada Sabtu (23/5/2026) pagi.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Sabtu pagi mengguncang Pangandaran terjadi pada pukul 07.37 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,1.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 72 Km Barat Daya Kabupaten Pangandaran.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 24 Km.

Namun jika dilihat titik pusat gempanya di peta yang ditunjukkan BMKG, terlihat seperti di selatan Tasikmalaya.

Selain itu, BMKG juga masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:3.1, 23-May-2026 07:37:12 WIB, Lok: 8.00 LS - 107.91 BT, 72 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 24 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (23/5/2026) pagi.

Baca juga: 2 Gempa Hari Ini di Jawa Barat Mengguncang Pangandaran dan Sukabumi Jumat Dini Hari

Sebelumnya gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Sukabumi dan Pangandaran pada Jumat (22/5/2026) dini hari.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Jumat (22/5/2026) dini hari mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 01.51 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,0.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 70 Km Selatan Kabupaten Sukabumi.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 33 Km.

"Info Gempa Mag:2.0, 22-May-2026 01:51:48 WIB, Lok: 7.62 LS - 106.49 BT, 70 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 33 km ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Jumat (22/5/2026) dini hari.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Jumat (22/5/2026) dini hari mengguncang Pangandaran terjadi pada pukul 00.02 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,4.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 98 Km Barat Daya Kabupaten Pangandaran.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

Namun jika dilihat titik pusat gempanya di peta yang ditunjukkan BMKG, terlihat seperti di selatan Tasikmalaya.

Selain itu, BMKG juga masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.4, 22-May-2026 00:02:14 WIB, Lok: 8.23 LS - 107.78 BT, 98 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Jumat (22/5/2026) dini hari.

Sebelumnya, gempa BMKG melaporkan gempa terkini pada Kamis (21/5/2026) malam mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 20.48 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,1.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 29 Km Selatan Kabupaten Sukabumi.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 27 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.1, 21-May-2026 20:48:32 WIB, Lok: 7.23 LS - 106.45 BT, 29 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 27 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (21/5/2026) malam.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Kamis (21/5/2026) siang mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 11.56 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,9.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 16 Km Barat Laut Kota Sukabumi.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 15 Km.

Guncangan gempa dirasakan di Cibadak dengan Skala III MMI, dan Ciambar dengan Skala II-III MMI.

"Update Info Gempa Mag:2.9, 21-Mei-26 11:56:40 WIB, Lok:6.87 LS - 106.79 BT (16 km BaratLaut KOTA-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn: 15 Km, Dirasakan di Ciambar Sukabumi II-III MMI, di Cibadak Sukabumi III MMI.," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (21/5/2026) siang.

Sebelumnya, gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Pangandaran pada Kamis (21/5/2026), dengan Magnitudo 4,6 dan dirasakan Tasikmalaya, Garut dan Ciamis.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Kamis jelang subuh mengguncang Pangandaran terjadi pada pukul 04.04 WIB dengan kekuatan Magnitudo 4,6.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 76 Km Selatan Kabupaten Pangandaran.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 23 Km.

Guncangan gempa dirasakan di Tasikmalaya dan Garut dengan Skala III MMI, serta Ciamis dengan Skala II-III MMI.

"Update Info Gempa Mag:4.6, 21-May-2026 04:04:56 WIB, Lok: 8.34 LS - 108.25 BT, 76 km Selatan KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 23 km, dirasakan di Tasikmalaya, Garut III MMI, Ciamis II - III MMI ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (21/5/2026) jelang subuh.

Baca juga: Gempa Sukabumi Kembali Guncang Rabu Jelang Subuh, BMKG Catat 5 Kali Gempa Sehari Sebelumnya

Sebelumnya, terjadi gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Pangandaran terjadi pada Selasa (19/5) pukul 20.31 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,2.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 81 Km Barat Daya Kabupaten Pangandaran.

Jika melihat titik pusat gempa yang ditunjukkan BMKG di peta, tampak pusat gempa tersebut berada di selatan Tasikmalaya.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:3.2, 19-May-2026 20:31:29 WIB, Lok: 8.35 LS - 108.15 BT, 81 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (19/5/2026) malam.

Sebelumnya, 2 kali gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Pangandaran pada Selasa (19/5/2026) siang. 

BMKG melaporkan gempa terkini pada Selasa siang mengguncang Pangandaran terjadi pada pukul 13.30 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,9.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 206 Km Selatan Kabupaten Pangandaran.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 35 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:3.9, 19-May-2026 13:30:09 WIB, Lok: 9.42 LS - 107.80 BT, 206 km Selatan KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (19/5/2026) siang.

Baca juga: Gempa Jawa Barat Beruntun! Cianjur Diguncang M1,5 usai Gempa M4,5 Sukabumi

Skala Gempa 

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI: Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

  • Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!
  • Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

  • Jika pada saat gempa sedang berada di dalam rumah atau penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan ajak orang yang ada di sekitarmu.
  • Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.
  • Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

  • Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.
  • Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan. 

4. Di kerumunan

  • JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.
  • Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

  • Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.
  • Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Pusat gempa di laut

  • Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.
  • Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

  • Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.
  • Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.