Masih Simpan Harapan Punya Momongan, Sabrina Chairunnisa Ungkap Perjuangan Bekukan Sel Telur
Achmad Maudhody May 23, 2026 11:02 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Masih menyimpan harapan untuk punya momongan, Sabrina Chairunnisa ungkap perjuangan bekukan sel telur.

Sempat kurang lebih tiga tahun menikah dengan Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa belum dikaruniai momongan.

Meski kini menyandang status janda dan belum memiliki pasangan baru di usianya yang kini 33 tahun, Sabrina masih menyimpan niatan untuk memiliki momongan suatu saat nanti.

Buktinya, Sabrina rela berjuang menjalani prosedur untuk pembekuan sel telur.

Hal itu diungkap oleh Sabrina lewat unggahan di akun instagram miliknya, @sabrinachairunnisa_.

Dalam unggahan video di akun itu, Sabrina membagikan momen ketika menjalani prosedur stimulasi ovarium.

Stimulasi itu dilakukan dengan cara menyuntikkan hormon secara rutin, biasanya selama 10 sampai 14 hari berturut-turut.

Hal itu dilakukan sebelum proses pengambilan sel telur dari rahim dilakukan dan selanjutnya dibekukan.

Sel telur yang dibekukan itu lah yang nantinya bisa digunakan dalam proses bayi tabung di masa yang akan datang.

"Perjalanan pembekuan sel telurku. Membagikan hal ini bukanlah keputusan yang mudah, tetapi aku merasa banyak wanita saat ini membutuhkan informasi seperti ini," tulis Sabrina, dikutip Sabtu (23/5/2026). 

Dalam unggahan yang sama, wanita berusia 33 tahun ini mengaku tak pernah membayangkan prosedur pembekuan sel telur akan menjadi bagian dari kesehariannya di usia sekarang.

Menurutnya, berbagai perubahan besar dalam hidup datang secara tiba-tiba.

"Aku nggak pernah nyangka ini bakalan jadi kegiatan harianku di usia 33, kalau ngomongin perubahan hidup.

Rasanya hidupku tuh kayak udah di luar prediksi BMKG, mulai dari tiba-tiba summer school, tiba-tiba pindah ke New York, dan sekarang tiba-tiba egg freezing," lanjutnya.

Baca juga: Kesalahan Aldi Taher Dianggap Fatal, Dewi Perssik Nyaris Seret Mantan Suami ke Ranah Hukum

Perempuan yang dikenal aktif menyuarakan isu perempuan itu juga mengaku sempat ragu membuka pengalaman pribadinya di media sosial.

Namun, ia kembali mengingat tujuan awal menggunakan platform digital sebagai ruang berbagi dan pemberdayaan.

"Jujur aja tadinya aku agak enggan sih untuk ceritain semua ini di media sosial. 

Tapi kemudian aku ingat visi misi terbesarku dalam bermedia sosial, salah satunya ya pemberdayaan wanita," ungkap Sabrina.

Tak hanya ingin berbagi informasi teknis mengenai egg freezing, Sabrina berharap perjalanan pribadinya bisa menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki garis waktu berbeda dalam hidup.

Ia menilai perbedaan waktu mencapai sesuatu bukan berarti seseorang tertinggal dibanding orang lain.

"Pastinya di perjalanan pembekuan telur aku ini, nggak cuman share ke kalian informasi tentang egg freezing-nya sendiri, tapi dari perjalanan ini aku juga pengin jadi pengingat buat kita semua kalau garis waktu orang berbeda," je;asnya. 

Sabrina kemudian menegaskan bahwa perbedaan waktu bukan berarti keterlambatan, melainkan bagian dari proses hidup masing-masing yang perlu dipercaya.

"Bukan berarti mereka terlambat, jadi ini perjalanan pengambilan sel telurku, tahapan yang sangat personal tentang mempercayai waktuku sendiri," tutupnya.

Profil Sabrina Chairunnisa

Sabrina Chairunnisa lahir di Medan, Sumatera Utara pada 19 November 1992.

Putri dari Irwan Hasbullah dan Aminah Nasution itu merupakan lulusan Sarjana dari Universitas Trisakti.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 di Universitas Pelita Harapan (UPH).

Tak sampai di situ, pada 2024 lalu, Sabrina terpilih sebagai mahasiswa S3 di Universitas Indonesia (UI).

Nama Sabrina mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia setelah mengikuti ajang pencarian bakat Idola Cilik Remaja Indonesia.

Wanita berusia 32 tahun memulai kariernya di dunia akting melalui sinetron televisi yang berjudul Kepompong pada 2008 sebagai Brenda.

Pada 2011, ia kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat serial televisi berjudul Tutur Tinular Versi 2011.

Namanya kian dikenal publik setelah dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Sumatera Utara 2011, mewakili provinsinya dalam kontes kecantikan tingkat nasional tersebut.

Tak hanya itu, ia juga berhasil meraih predikat 3rd Runner-Up Puteri Indonesia 2011.

PROFIL - Kolase potret Sabrina Chairunnisa dicapture Rabu (29/10/2025).
PROFIL - Kolase potret Sabrina Chairunnisa dicapture Rabu (29/10/2025). (instagram sabrinachairunnisa_)

Reaksi Deddy Corbuzier

Nama Sabrina Chairunnisa belakangan menjadi sorotan usai mengungkap pengalaman menjalani prosedur pembekuan sel telur setelah mengakhiri pernikahan dengan Deddy Corbuzier.

Perempuan berusia 33 tahun itu menceritakan fase hidup yang berubah begitu cepat hingga terasa di luar prediksi.

Unggahan itu kemudian ramai mendapat komentar dari warganet.

Tak sedikit yang penasaran dengan tanggapan Deddy Corbuzier terhadap keputusan mantan istrinya tersebut.

Salah satu warganet bahkan menuliskan komentar hingga secara langsung menyentil nama Deddy Corbuzier. 

"Nunggu komen @mastercorbuzier," ujar salah satu warganet.

Tak lama, pemilik nama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sundjojo ini pun memberikan respons singkat terkait kabar tersebut.

Ayah dua anak ini mengaku turut bahagia melihat keputusan dan perjalanan hidup yang dijalani Sabrina saat ini.

"Komen? I'm happy for her, as always

Aku senang untuknya, seperti biasa," ujar Deddy di kolom komentar.

Diketahui, Sabrina dan Deddy menikah pada 6 Juni 2022 setelah menjalin hubungan selama sembilan tahun.

Namun, setelah tiga tahun berumah tangga, Sabrina resmi mengajukan gugatan cerai pada 16 Oktober 2025 di Pengadilan Agama Tigaraksa, Banten.

Perpisahan keduanya disebut berlangsung baik-baik tanpa konflik besar maupun isu perselingkuhan.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.