Sorotan Liga Inggris: Pemanasan Arsenal & Crystal Palace Menuju Final Sesungguhnya
Dwi Setiawan May 23, 2026 11:57 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Seluruh laga pekan terakhir Liga Inggris musim 2025/2026 akan digelar serempak pada Minggu (24/5/2026) jam 22.00 WIB.

Salah satu sorotan utama tertuju pada duel Crystal Palace vs Arsenal yang berlangsung di Selhurst Park.

Arsenal selaku tim tamu akhirnya bisa bernafas lega, lantaran sudah dinobatkan sebagai juara sebelum melakoni laga ini.

Keberhasilan Arsenal mengalahkan Burnley (1-0) di Stadion Emirates, yang disusul kegagalan Manchester City mengalahkan Bournemouth (1-1) di Vitality Stadium, pada laga pekan ke-37 lalu.

Secara tidak langsung membuat Arsenal telah memenangkan gelar Liga Inggris musim ini di pekan tersebut.

Dengan keunggulan empat poin, posisi Arsenal sebagai pemuncak klasemen dengan raihan 82 poin, mustahil dikejar Manchester City (78 poin).

Arsenal pun akhirnya berhak meraih gelar Liga Inggris musim ini, sekaligus menyudahi penantian lamanya selama 22 tahun.

Baca juga: Warisan Bersejarah Pep Guardiola di Manchester City, Jangan Tanya Alasan Kepergianku

Berkat momen tersebut, kini Arsenal tidak perlu merasa khawatir tentang apapun hasil laga pekan terakhir, melawan Crystal Palace.

Sebaliknya, Arsenal justru berhak mendapatkan momen guard of honour dari Crystal Palace, sebelum menjalani laga pekan pamungkas.

Foto bersama skuad Arsenal merayakan kemenangan gelar juara Liga Inggris di tempat latihan, Rabu (20/5/2026). Penantian 22 tahun The Gunners dengan pola yang sama.
Foto bersama skuad Arsenal merayakan kemenangan gelar juara Liga Inggris di tempat latihan, Rabu (20/5/2026). Penantian 22 tahun The Gunners dengan pola yang sama. (Instagram Arsenal)

Disisi lain, Crystal Palace yang sudah tidak punya kepentingan apapun dalam laga ini, juga bisa bernafas lega.

Hal ini karena mereka terhindarkan dari skenario gila akhir kompetisi musim ini.

Kini, baik Arsenal maupun Crystal Palace bisa sama-sama menatap laga pekan terakhir dengan lebih rileks.

Dapat dikatakan, laga pekan terakhir ini, menjadi momen pemanasan bagi Arsenal dan Crystal Palace sebelum melakoni laga final sesungguhnya di final kompetisi Eropa.

Seperti diketahui, Arsenal dan Crystal Palace sama-sama masih punya agenda yang tak kalah penting di kompetisi Eropa.

Arsenal masih akan menghadapi PSG dalam perebutan gelar juara Liga Champions, Sabtu (29/5/2026) jam 23.00 WIB.

Sementara, Crystal Palace akan bertarung dengan Rayo Vallecano memperebutkan trofi Liga Konferensi Eropa, Kamis (28/5/2026) jam 02.00 WIB.

Dengan adanya jadwal final tersebut, Arsenal dan Crystal Palace sama-sama berkesempatan untuk tetap bisa menjaga kebugaran para pemain kuncinya.

GOL PENALTI - Momen penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, mencetak gol melalui penalti menghadapi Manchester United pada pertandingan pekan 13 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Sulhurst Park, London, Minggu (30/11/2025) malam WIB. MU tertinggal 1-0.
GOL PENALTI - Momen penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, mencetak gol melalui penalti menghadapi Manchester United pada pertandingan pekan 13 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Sulhurst Park, London, Minggu (30/11/2025) malam WIB. MU tertinggal 1-0. (Web resmi Liga Inggris)

Contohnya Arsenal.

Dengan kedalaman skuad mereka yang lebih mumpuni musim ini.

Otomatis memungkinkan bagi Mikel Arteta menjadikan laga melawan Crystal Palace sebagai persiapan terakhir timnya sebelum menjalani malam bersejarah di Budapest, venue final Liga Champions musim ini.

Antara merotasi skuadnya dengan mencadangkan para pemain kunci.

Atau memberi menit bermain secukupnya untuk pemain yang sama, menjadi pilihan yang bisa diambil Arteta.

Pemain kunci seperti David Raya, Gabriel Magalhaes, William Saliba, Declan Rice, Bukayo Saka, hingga Viktor Gyokeres, tentu bisa diminimalkan tenaganya dalam laga ini.

Sementara, pemain pelapis seperti Piero Hincapie, Noni Madueke, Gabriel Martinelli hingga Kai Havertz bisa bermain lebih lama dalam laga ini.

Lalu, pemain yang baru saja sembuh dari cedera seperti Mikel Merino bisa saja diberi menit bermain, sekalipun tidak lama.

Hal sama juga berlaku bagi Crystal Palace yang tidak lama setelah melawan Arsenal, akan bertanding di final Liga Konferensi Eropa.

Fakta bahwa laga final tersebut akan menjadi momen perpisahan bagi Oliver Glasner sebagai pelatih.

Tentu akan membuat skuad Crystal Palace akan bertarung habis-habisan demi bisa mempersembahkan kado spesial kepada pelatihnya tersebut.

Dan demi bisa bertarung semaksimal mungkin.

Para pemain kunci Crystal Palace tentu ingin menyelesaikan laga melawan Arsenal dalam kondisi baik tanpa cedera atau kekhawatiran lainnya.

Melihat situasi tersebut, laga Arsenal dan Crystal Palace di Selhurst Park akhir pekan ini, tampaknya menjadi momen pemanasan ideal bagi kedua tim sebelum menatap laga finalnya masing-masing di kompetisi Eropa?

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.