TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Bupati Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, memaparkan tujuh manfaat utama investasi sektor minyak dan gas (migas) bagi pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan dalam pembahasan dukungan percepatan investasi migas melalui survei seismik di wilayah Arguni Blok Gaea I dan Blok Gaea II, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, kehadiran industri migas memberikan dampak signifikan, mulai dari pemasukan finansial, pengembangan infrastruktur, hingga penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
“Ada 7 (tujuh) manfaat utama investasi bagi daerah. Pertama, adanya Dana Bagi Hasil (DBH), Program Pengembangan Masyarakat (PPM), program CSR, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengadaan barang dan jasa (PBJ) migas, tenaga kerja lokal, partisipasi masyarakat, hingga percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Samaun Dahlan.
Baca juga: Samaun Dahlan: Pemda dan Masyarakat Fakfak Siap Sambut Kedatangan Jacket UBA UCC Tangguh
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pelatihan dan pendidikan vokasi yang diberikan oleh pelaku industri migas kepada warga lokal.
Program tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan keterampilan teknis bersertifikasi.
Bupati juga berharap adanya multiplier effect dari investasi migas, berupa tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sekitar wilayah operasi.
Perputaran uang yang tinggi diperkirakan akan memicu perkembangan bisnis di sektor perdagangan, perhotelan, hingga kuliner lokal.
“Saya selaku pimpinan daerah berharap penuh, masyarakat Fakfak dapat sepenuhnya mendukung masuknya investasi di daerah ini, semua demi kebaikan kita bersama, demi Fakfak yang lebih baik,” pungkasnya.