PJU Terpasang, Warga Kawasan Gaya Baru Teluk Bintuni Nikmati Malam Lebih Aman
Hans Arnold Kapisa May 23, 2026 12:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Warga kawasan Gaya Baru Teluk Bintuni kini menikmati suasana malam yang lebih aman dan nyaman berkat pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) oleh Pemda setempat.

Kehadiran PJU membuat aktivitas masyarakat tidak lagi terbatas saat malam hari.

Ketua RT 002/RW 004 Kompleks Gaya Baru, Tony Aris Naa, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas program tersebut.

Menurutnya, sebelum adanya penerangan, kawasan tersebut dikenal gelap sehingga warga enggan beraktivitas di luar rumah.

“Dulu kompleks sini sangat gelap. Sekarang kami bersyukur karena malam hari anak-anak sudah bisa bermain di jalan. Bahkan saat terjadi mati lampu tengah malam kemarin, masyarakat tetap bisa berkumpul di luar rumah karena penerangan sudah ada,” ujarnya.

Tony menjelaskan, saat ini telah terpasang sekitar 26 titik lampu PJU di wilayah Gaya Baru.

Baca juga: Pemkab Teluk Bintuni Cepat-cepat Benahi Sekolah yang Akan Dikunjungi Menteri Pendidikan

Dari jumlah tersebut, 20 titik berada di jalan utama menuju Bandara Bintuni, sementara sisanya dipasang di sejumlah gang dalam kompleks.

Ia berharap pemerintah dapat menambah delapan hingga sembilan titik lagi agar seluruh akses jalan dan lorong di kompleks terang sepenuhnya pada tahun 2026 atau 2027.

Lebih lanjut, Tony menegaskan bahwa masyarakat Gaya Baru selalu terbuka terhadap program pembangunan pemerintah.

“Kami sebagai penerima manfaat tidak menuntut, tetapi kami membuka diri untuk menerima semua program pemerintah yang masuk,” ungkapnya.

Mayoritas warga di kawasan Gaya Baru merupakan Orang Asli Papua (OAP), sehingga wilayah tersebut kerap menjadi prioritas dalam berbagai program pemberdayaan.

Baca juga: Karya Kreatif Ren Salakory Terpilih sebagai Logo Resmi HUT ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni 

Ia menambahkan bahwa selain memberikan manfaat penerangan, proyek ini juga melibatkan pemuda setempat sehingga membantu perputaran ekonomi masyarakat.

“Kami juga senang karena pekerjaan pembangunan melibatkan pemuda-pemuda di sini. Jadi masyarakat ikut merasakan manfaat ekonomi dari proyek yang berjalan,” jelasnya.

Dalam proses pemasangan lampu, pihak RT bersama warga juga melakukan koordinasi dengan pihak bandara karena beberapa titik berada di area yang berkaitan dengan jalur penerbangan.

Menurut Tony, komunikasi berjalan baik sehingga pemasangan tetap dapat dilakukan tanpa mengganggu keselamatan penerbangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.