Profil Low Tuck Kwong, Orang Terkaya di Indonesia 2026, Harta Rp283,2 Triliun, Bos Batubara
M Zulkodri May 23, 2026 11:03 AM

 

BANGKAPOS.COM--Nama konglomerat tambang Low Tuck Kwong kembali menjadi perbincangan publik setelah namanya menempati posisi puncak daftar orang terkaya di Indonesia.

Sosok pengusaha yang dikenal membangun kerajaan bisnis batu bara ini berhasil mengungguli sejumlah nama besar dunia usaha nasional, termasuk Hartono bersaudara dan Prajogo Pangestu.

Berdasarkan data terbaru, total kekayaan Low Tuck Kwong disebut telah mencapai sekitar 16 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp283,2 triliun.

Pencapaian tersebut mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia sekaligus Asia Tenggara.

Meski kini identik dengan industri tambang raksasa, perjalanan Low Tuck Kwong menuju puncak kesuksesan ternyata dimulai dari langkah sederhana dan penuh tantangan.

Dari Singapura ke Indonesia, Membangun Usaha dari Nol

Low Tuck Kwong lahir di Singapura pada 17 April 1948. Sejak muda, ia telah mengenal dunia usaha melalui perusahaan konstruksi milik ayahnya.

Namun perjalanan bisnisnya berubah drastis saat ia memutuskan pindah ke Indonesia pada tahun 1972.

Keputusan itu menjadi titik awal perjalanan panjangnya membangun kerajaan bisnis sendiri.

Setahun setelah tiba di Indonesia, Low mendirikan PT Jaya Sumpiles Indonesia (JSI) pada 1973.

Perusahaan tersebut bergerak di bidang konstruksi pondasi, proyek sipil, hingga struktur kelautan.

Pada fase awal, bisnisnya fokus pada proyek-proyek konstruksi. Namun, seiring waktu, Low melihat peluang yang lebih besar di sektor sumber daya alam, terutama pertambangan.

Baca juga: Kesaksian WNI Usai Ditahan Israel, Dikejar Kapal Perang, Dipukul hingga Ditembak Peluru Karet

Baca juga: Sudirman Said Soroti Negara Hukum di Indonesia, Sebut Berpotensi Jadi Instrumen Politik Kekuasaan

Masuk ke Industri Batu Bara

Perjalanan bisnis Low mulai memasuki babak baru pada 1988 ketika perusahaan yang dipimpinnya mulai mengerjakan proyek terkait batu bara.

Langkah besar berikutnya datang pada 1997 ketika ia mengakuisisi PT Gunung Bayan Pratamacoal.

Akuisisi tersebut kemudian menjadi fondasi lahirnya kerajaan bisnis tambang yang terus berkembang hingga sekarang.

Tak berhenti di sana, pada 1998 Low mendirikan PT Dermaga Perkasapratama di Balikpapan guna memperkuat infrastruktur logistik perusahaan.

Keputusan itu dinilai menjadi salah satu strategi penting karena industri tambang tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga distribusi dan rantai pasok.

Low Tuck Kwong, orang terkaya di Indonesia 2023 bos tambang barubara pemilik Bayan Resources.
Low Tuck Kwong, orang terkaya di Indonesia 2023 bos tambang barubara pemilik Bayan Resources. ((Forbes))

Lahirnya Raksasa Tambang Bayan Resources

Tonggak penting lainnya terjadi pada 2008 saat Bayan Resources resmi melantai di pasar saham melalui penawaran umum perdana saham (IPO).

Sejak saat itu, Bayan Resources berkembang menjadi salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia.

Produksi perusahaan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2024, Bayan Resources dilaporkan menghasilkan sekitar 56,9 juta ton batu bara atau sekitar 7 persen dari total produksi batu bara nasional.

Besarnya angka tersebut menunjukkan pengaruh perusahaan terhadap industri energi Indonesia.

Kekayaan Tembus Ratusan Triliun Rupiah

Lonjakan harga komoditas energi dalam beberapa tahun terakhir turut mendongkrak nilai bisnis yang dimiliki Low Tuck Kwong.

Data terbaru menunjukkan kekayaannya mencapai sekitar 16 miliar dolar AS atau sekitar Rp283,2 triliun.

Jumlah tersebut membuatnya berada di atas sejumlah konglomerat besar Indonesia.

Di bawah Low, posisi berikutnya ditempati Robert Budi Hartono dengan total kekayaan sekitar Rp274,3 triliun.

Kemudian di posisi ketiga terdapat Prajogo Pangestu dengan kekayaan sekitar Rp269 triliun.

Sementara sejumlah nama lain yang masuk jajaran orang terkaya Indonesia antara lain Anthoni Salim, Tahir, Otto Toto Sugiri, hingga Sukanto Tanoto.

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia yang Hilang di Makkah Ditemukan Meninggal, PPIH Ungkap Dugaan Penyebabnya

Sosok Low Tuck Kwong di Balik Kesuksesan

Di balik nilai kekayaan fantastis yang dimilikinya, Low dikenal sebagai figur yang cenderung tidak banyak tampil di hadapan publik.

Ia lebih sering dikenal melalui strategi bisnis dan ekspansi perusahaannya dibandingkan aktivitas di ruang publik.

Keberhasilannya membangun bisnis dari sektor konstruksi hingga mengendalikan salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia memperlihatkan perjalanan panjang yang dibangun selama puluhan tahun.

Kini, nama Low Tuck Kwong tidak hanya dikenal sebagai pengusaha batu bara, tetapi juga menjadi simbol perjalanan bisnis yang tumbuh dari keberanian mengambil peluang hingga mampu membangun imperium usaha bernilai ratusan triliun rupiah.

Berikut daftar orang terkaya di Indonesia berdasarkan data Forbes per 20 Mei 2026:

1. Low Tuck Kwong
Kekayaan: 16 miliar dollar AS atau sekitar Rp 283,2 triliun

2. Robert Budi Hartono
Kekayaan: 15,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 274,3 triliun

3. Prajogo Pangestu
Kekayaan: 15,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 269 triliun

4. Anthoni Salim
Kekayaan: 10,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 185,8 triliun

5. Tahir dan keluarga
Kekayaan: 9,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 164,6 triliun

6. Sri Prakash Lohia
Kekayaan: 8,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 154 triliun

7. Otto Toto Sugiri
Kekayaan: 7,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 134,5 triliun

8. Marina Budiman
Kekayaan: 5,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 95,6 triliun

9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
Kekayaan: 4,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 77,9 triliun

10. Sukanto Tanoto
Kekayaan: 4,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 74,3 triliun.

(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.