TRIBUN-TIMUR.COM - Pembalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa siap menghadapi persaingan ketat di level internasional.
Musim 2026 menjadi babak baru bagi Ramadhipa yang akan tampil pada Moto3 Junior World Championship, dimulai di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, 21-24 Mei 2026.
Ajang ini menjadi momentum penting dalam pengembangan kariernya setelah menunjukkan performa menjanjikan di European Talent Cup (ETC) tahun lalu.
Tampil bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team untuk tahun kedua, Ramadhipa akan mengandalkan Honda NSF250RW bernomor 32.
Nomor tersebut memiliki arti spesial karena pernah membawanya mencetak sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang meraih kemenangan di ETC.
Kini, tantangan yang dihadapi semakin besar seiring langkahnya naik ke kompetisi Moto3 Junior World Championship yang sebelumnya dikenal sebagai FIM JuniorGP.
Pada musim 2025, pembalap asal Sleman, Yogyakarta itu sukses menutup ETC di posisi lima besar klasemen akhir.
Ia mengoleksi dua kemenangan serta satu podium tambahan sepanjang musim.
Tak hanya itu, Ramadhipa juga tampil kompetitif di Red Bull Rookies Cup dengan mengakhiri musim di peringkat kedelapan.
Baca juga: CBR Series Buktikan Performa di ARRC Buriram, Pembalap AHRT Rheza Danica Naik Podium
Salah satu momen terbaiknya terjadi di Catalunya, sirkuit yang kini menjadi lokasi seri pembuka JuniorGP 2026, saat dirinya berhasil merebut podium tertinggi ETC.
Menghadapi musim baru, Ramadhipa menjalani persiapan intensif sejak awal Maret di Eropa.
Program latihan meliputi winter camp, peningkatan fisik, hingga sesi pengujian motor bersama tim di Valencia dan Barcelona.
Seluruh persiapan tersebut dilakukan untuk membantunya beradaptasi lebih baik menghadapi karakter lintasan serta meningkatkan konsistensi balap sepanjang musim.
"Saya akan mencoba meraih hasil lebih baik dibandingkan tahun lalu. Saya juga ingin terus berkembang, bukan hanya sebagai pebalap tetapi juga sebagai pribadi," kata Ramadhipa dalam keterangannya ke Tribun-Timur.com, Sabtu (23/5/2026).
"Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan pembalap lain, tetapi dengan diri saya di musim-musim sebelumnya. Tahun ini lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri," lanjut Ramadhipa.
Dia juga mengaku ingin terus berkembang secara bertahap tanpa memberikan tekanan berlebihan kepada dirinya sendiri.
"Saya tentu punya target pribadi seperti pebalap lainnya. Saya ingin bisa berada sedekat mungkin dengan podium dan tampil lebih baik dibandingkan musim lalu di European Talent Cup," kata Ramadhipa.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan keikutsertaan Ramadhipa di Moto3 Junior World Championship merupakan komitmen berkelanjutan AHM dalam mengembangkan talenta muda Indonesia melalui jalur pembinaan balap berjenjang hingga level tertinggi.
"Kami berharap Ramadhipa dapat terus berkembang, menikmati prosesnya, dan memberikan performa terbaik sepanjang musim ini serta menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia yang ingin berprestasi di ajang balap International,” jelasnya.
Moto3 Junior World Championship 2026 akan berlangsung dalam tujuh putaran di berbagai sirkuit Eropa, yaitu Barcelona, Estoril, Jerez, Magny-Cours, Valencia, MotorLand Aragon, dan Misano.
Total akan digelar 12 balapan sepanjang musim, dengan sebagian besar seri menghadirkan dua race dalam satu akhir pekan.
Pada seri pembuka di Barcelona, Ramadhipa menjalani sesi latihan resmi pada Kamis (21/5/2020) dan Jumat (22/5/2026), dilanjutkan sesi kualifikasi pada Sabtu (23/5/2026).
Sementara dua balapan utama sepanjang 14 lap akan berlangsung pada Minggu (24/5/2026), start pukul 11.00 dan 14.00 waktu waktu setempat, atau pukul 16.00 dan 19.00 WIB. Balapan bisa disaksikan langsung di Youtube FIM MotoJunior.
(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)