Polisi akan Periksa Akun-akun Medsos yang Sebarkan Hoaks Model Dibegal di Kebon Jeruk Jakarta Barat
Irwan Wahyu Kintoko May 23, 2026 01:32 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi akan memeriksa akun-akun yang menyebarkan hoaks mengenai model berinisial ADV alias AWS dibegal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Hal ini dilakukan karena polisi masih menemukan akun-akun yang mengunggah kabar bohong tersebut meski sudah dijelaskan bahwa pengakuan ADV dibegal tidak benar.

"Pasti (akan diperiksa akun-akun penyebar hoaks begal), kemungkinan akan memanggil beberapa akun yang repost, terus masih menyampaikan tentang kejadian itu dan membuat disinformasi," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026).

Pemanggilan akun tersebut bukan untuk penegakan hukum, tetapi meluruskan informasi hoaks yang sudah beredar di media sosial dan menimbulkan keresahan publik.

Baca juga: Cilincing Disebut Rawan Begal, Polres Metro Jakarta Utara Rutin Patroli hingga Tindak Tegas Pelaku

Para pemilik akun nantinya diminta menghapus unggahan terkait hoaks tersebut.

"Kami harus meluruskan untuk mengedukasi, jangan beri ruang disinformasi," ucap Budi.

Polisi juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam menyebarkan atau memperkuat isu yang dapat memicu keresahan masyarakat, mengingat beberapa kasus kriminal di Jakarta Barat kerap viral di media sosial.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan, banyaknya unggahan terkait kejahatan jalanan di Jakarta Barat membuat seolah-olah wilayah tersebut paling rawan.

Baca juga: 16 Begal dan Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi Hanya dalam 3 Hari, Ada yang Ditembak di Kaki

Berdasarkan data kepolisian, kasus serupa tersebar di berbagai wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Budi menyebutkan pernyataan ADV yang mengaku korban begal adalah informasi bohong (hoaks).

Setelah diverifikasi, ADV mengaku iseng dan sengaja menggunakan gelombang pembicaraan tentang begal di Jakarta Barat.

Polisi juga sempat mengklarifikasi informasi tersebut ke pihak rumah sakit yang disebut sebagai rujukan korban.

Baca juga: Begal di Jakut Ngaku Polisi dengan Bermodalkan Lencana Palsu, Tuduh Korban Pengedar Narkoba

Hasilnya, tidak ada nama ADV yang terdaftar selama satu bulan terakhir.

Kabar dugaan pembegalan ini pertama kali mencuat melalui utas di platform Threads dari akun @hmzr39.

Dalam unggahan tersebut, korban berinisial ADV disebut baru pulang dari sesi pemotretan sekitar pukul 00.00 WIB.

Saat perjalanan pulang menggunakan layanan ojek online (ojol), korban diklaim dicegat komplotan begal di sekitar pinggir Tol Kebon Jeruk.

Baca juga: Bukan Akibat Senjata Tajam, Luka Model Cantik Ansy Jan De Vries Diketahui sebagai Bisul yang Meletus

Utas itu juga menyebut korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan harus dilarikan ke RS Sumber Waras, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Palmerah dan Polsek Grogol Petamburan karena lokasi kejadian disebutkan tidak spesifik dan area pinggir tol sangat luas.

Langkah awal dilakukan dengan mendatangi RS Sumber Waras, tempat korban disebut dirawat.

Namun, hasil pengecekan tidak ditemukan data pasien atas nama ADV maupun korban luka bacok sebagaimana disebutkan dalam unggahan.

 

Sumber: Kompas.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.