TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Akibat menggunakan genset saat pemadaman listrik total, tiga warga di Tanjung Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, diduga mengalami keracunan asap.
Hal itu disampaikan oleh Kapolsek X Koto, Iptu Martheriko, saat dikonfirmasi TribunPadang.com, pada Sabtu (23/5/2026) siang.
Informasi yang dihimpun TribunPadang.com, diketahui bahwa ketiga korban baru berusia belasan tahun.
Iptu Martheriko menyebut bahwa terjadi pemadaman listrik total pada Jumat (22/5/2026) malam.
Kronologi
Peristiwa ini bermula ketika lima orang pelajar datang ke Masjid Nurul Huda, Tanjung Pandai Sikek, saat pemadaman listrik.
Kemudian, tiga orang tertidur dengan kondisi mesin genset masih menyala. Sedangkan pintu masjid tertutup.
Diduga karena keracunan asap dari mesin genset, dua orang dilaporkan meninggal dunia.
Baca juga: Imbas Listrik Padam Massal di Padang, Warga Terpaksa Tutup Warung Saat Harus Jualan
Satu korban masih menjalani perawatan di RS Ibnu Sina (Yarsi) Padang Panjang.
Ia mengatakan ketiga korban merupakan warga sekitar, dan membantah dugaan santri yang beredar di media sosial.
"Ketiga korban merupakan warga sekitar, bukan santri," ucap Iptu Martheriko saat memberikan keterangan via telepon WhatsApp.
Identitas Korban
Pihak kepolisian telah melakukan pendataan terkait laporan warga yang keracunan asap genset tersebut.
Kapolsek X Koto mengonfirmasi dua remaja berusia 15 tahun yang berstatus sebagai pelajar dilaporkan meninggal dunia, yaitu Haikal Arya Kamil dan Gibran Arrasyid.
Kedua korban diketahui berdomisili di Jorong Tanjuang, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.
Untuk korban yang masih dirawat bernama Burhanuddin Hakim (16).(*)