TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Program pendidikan tetap menjadi prioritas meski pemerintah melakukan efisiensi anggaran. Perbaikan mencakup ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, dan fasilitas pendukung sekolah.
Pemkab menggandeng sektor swasta melalui program CSR untuk mendukung renovasi sekolah.
PT Bumi Suksesindo turut membantu rehabilitasi sekolah dan pembangunan infrastruktur jalan di Pesanggaran.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tetap memprioritaskan sektor pendidikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Pada tahun ini, sebanyak 134 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di berbagai wilayah Banyuwangi mendapatkan program pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pendidikan dan kesehatan menjadi dua sektor utama yang terus diprioritaskan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya pemerintah daerah.
Baca juga: Gelar Pelatihan Juleha, MUI Banyuwangi: Sambut WHO 2026
“Manusia yang pintar, berkarakter, dan sehat adalah fondasi bagi suatu negara. Semua pihak harus memiliki kesadaran yang sama untuk fokus pada perbaikan dan pengembangan dua sektor ini. Kami terus menggandeng banyak pihak untuk bersama pemkab melakukan pembangunan SDM daerah,” kata Ipuk.
Program rehabilitasi sekolah tersebut mencakup pembangunan dan perbaikan ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Pemkab Banyuwangi menargetkan peningkatan kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar melalui perbaikan infrastruktur pendidikan secara bertahap.
“Pembangunan infrastruktur sekolah terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Harapan kami, pembangunan ini bisa meningkatkan kenyamanan dan kualitas belajar mengajar di sekolah,” ujar Ipuk.
Baca juga: Diluncurkan Menteri Pariwisata, Geopark Run Series 2026 Dimulai di Banyuwangi
Selain menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), Pemkab Banyuwangi juga melibatkan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pemerataan kualitas pendidikan.
Salah satu dukungan CSR berasal dari PT Bumi Suksesindo yang akan membantu rehabilitasi dua sekolah di Kecamatan Pesanggaran, yakni SDN 3 Pesanggaran dan SDN 3 Sumberagung.
“Ini adalah upaya untuk perluasan peningkatan kualitas pendidikan agar lebih merata. Salah satunya seperti di SDN 3 Pesanggaran,” kata Ipuk.
Baca juga: Ribuan Orang Padati Tumpeng Sewu, Bupati Ipuk: Simbol Kekuatan Gotong Royong dan Budaya Banyuwangi
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, menambahkan pembangunan dan renovasi sekolah rutin dilakukan setiap tahun. Namun, pada 2026 jumlah sekolah yang direhabilitasi lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya akibat penyesuaian anggaran daerah.
“Karena ada efisiensi anggaran, pembangunan dan renovasi tahun ini jumlahnya tidak sebanyak tahun kemarin. Karenanya ada opsi bagi pihak lain untuk ikut berpartisipasi,” ujar Alfian.
Selain mendukung sektor pendidikan, PT Bumi Suksesindo juga akan melakukan rehabilitasi infrastruktur jalan di Kecamatan Pesanggaran. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah membangun jalan sepanjang 2,8 kilometer menuju kawasan Pantai Lampon.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di bidang pendidikan dan infrastruktur penunjang masyarakat.