Jose Mourinho dilaporkan telah menentukan target transfer utama pertamanya berupa gelandang Sporting CP, Morten Hjulmand, saat ia bersiap untuk kembali secara sensasional ke Real Madrid. Pelatih asal Portugal yang akan menggantikan Alvaro Arbeloa tersebut juga tengah merencanakan perubahan besar di staf pelatih, yang bisa melibatkan legenda klub, Toni Kroos, dalam jajaran kepelatihannya.
'The Special One' incar Hjulmand untuk revolusi lini tengah
Mourinho tidak membuang waktu untuk menyusun kebutuhan timnya dalam periode keduanya di ibu kota Spanyol. Di posisi teratas dalam daftar keinginannya adalah gelandang tim nasional Denmark, Hjulmand. Menurut laporan COPE, Mourinho telah meminta manajemen Real Madrid untuk mengajukan penawaran kepada Sporting CP guna mendapatkan sang bintang. Klub asal Lisbon itu diperkirakan akan menuntut biaya sekitar €50 juta (£43 juta) untuk kapten mereka, yang tampil menonjol di kompetisi Primeira Liga musim ini.
Pelatih Sporting: 'Tidak terkejut' dengan minat Madrid
Menanggapi kabar ketertarikan dari Santiago Bernabeu, pelatih Sporting, Rui Borges, mengaku tidak kaget dengan ketertarikan dari salah satu klub terbesar di dunia. Ia mengatakan kepada Sport TV: “Ketertarikan Real Madrid terhadap Hjulmand? Saya menganggapnya wajar, terutama mengingat kualitas luar biasa yang ia miliki dan musim hebat yang ia jalani bersama Sporting. Kemampuannya terlihat jelas oleh semua orang. Saya sama sekali tidak terkejut jika Real Madrid atau klub lain tertarik padanya; itu menunjukkan bahwa pekerjaan yang dilakukan sudah tepat. Sebagai pelatih, saya merasa bangga.”
Peran mengejutkan untuk Toni Kroos di staf baru
Selain memperkuat skuat, Mourinho juga berencana merombak struktur staf pelatih dan dinamika internal klub. Pada masa pertamanya di Madrid, ia bekerja sama dengan Aitor Karanka sebagai asisten utama. Kini, pelatih berusia 63 tahun itu berharap memiliki sosok legendaris klub di sisinya. Mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, muncul sebagai kandidat untuk posisi staf pelatih, dengan Mourinho dikabarkan melihat pemain asal Jerman tersebut sebagai jembatan ideal antara ruang ganti dan jajaran direksi klub.
Arbeloa mundur, Perez ambil risiko dengan Mourinho
Jalan untuk kembalinya Mourinho terbuka setelah Arbeloa secara resmi mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah pertandingan terakhir musim ini. Arbeloa, yang mengambil alih tim pada bulan Januari, gagal membawa perubahan signifikan, dengan Madrid akhirnya terseok-seok di kompetisi domestik maupun Eropa. Meski hasilnya kurang memuaskan, mantan bek kanan itu tetap menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kesempatan yang diberikan, dengan mengatakan: “Saya meninggalkan Madrid dengan rasa syukur yang besar kepada para pemain saya. Mereka telah membuat saya menjadi lebih baik, memberi saya kesempatan menikmati setiap hari, mengajarkan banyak hal, dan menjadikan saya pelatih yang lebih baik dibandingkan saat pertama kali saya datang pada 12 atau 13 Januari.”
Perez berjudi demi kebangkitan Madrid
Kembalinya Mourinho dianggap sebagai langkah berani dari Presiden Florentino Perez, yang bertekad mengembalikan kejayaan Real Madrid setelah dua musim tanpa gelar. Pergantian pelatih ini terjadi di tengah potensi gejolak internal klub, dengan rumor pemilihan presiden yang semakin kencang. Perez diperkirakan akan menghadapi pesaing kuat, Enrique Riquelme, sehingga keberhasilan era baru di bawah Mourinho akan sangat penting bagi posisi sang presiden saat ini. Semua tanda mengarah pada perubahan besar di Bernabeu, dengan Hjulmand berpotensi menjadi potongan pertama dari teka-teki besar dalam musim panas yang menjanjikan drama besar di Madrid.