SOSOK Bart Ramselaar: Eks Jawara Eredivisie Belanda yang Tebar Kode Keras ke Persib Bandung
Ravianto May 25, 2026 10:11 AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di saat publik Jawa Barat masih larut dalam euforia pesta hattrick juara Super League 2025/2026, pergerakan di balik layar bursa transfer Persib Bandung justru sudah mulai memanas.

Belakangan, satu nama gelandang serang kelas wahid asal Belanda, Bart Ramselaar, mendadak mencuat dan dikaitkan erat dengan skuad Pangeran Biru.

Spekulasi liar ini menggelinding bak bola salju setelah pemain andalan klub raksasa Singapura, Lion City Sailors, tersebut mengunggah takarir (caption) bernada perpisahan melalui akun Instagram pribadinya, @bartramselaar, Senin (18/5/2026).

"Bersyukur untuk musim lainnya, beruntung memenangkan dua trofi lagi dan menciptakan lebih banyak kenangan tak terlupakan... Terima kasih kepada semua penggemar atas dukungannya yang tak terbatas," tulis Ramselaar.

Unggahan pamit itu langsung diserbu oleh netizen Indonesia, khususnya Bobotoh.

Rumor kian menyala setelah kapten Persib, Marc Klok, kedapatan ikut nimbrung memberikan respons berupa emotikon tepuk tangan.

Lebih dari sekadar komentar Klok, kode paling krusial justru datang dari Ramselaar sendiri.

LAKUKAN SELEBRASI - Pemain sayap Persib Bandung, Saddil Ramdani, melakukan selebrasi setelah membobol gawang Lion City Sailors pada matchday pertama Grup G ACL 2 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025) malam. Skor akhir 1-1.
LAKUKAN SELEBRASI - Pemain sayap Persib Bandung, Saddil Ramdani, melakukan selebrasi setelah membobol gawang Lion City Sailors pada matchday pertama Grup G ACL 2 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025) malam. Skor akhir 1-1. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Dari deretan foto momen terbaik yang ia bagikan, pemain kelahiran Amersfoort ini terselip menyertakan satu foto saat dirinya bertanding melawan Persib Bandung di Stadion GBLA pada ajang kompetisi Asia musim lalu.

Visual tersebut menjadi satu-satunya foto laga luar domestik Singapura yang ia pamerkan.

Profil Mentereng Bart Ramselaar: Mantan Jenderal Lapangan PSV Eindhoven

Bagi publik sepak bola Eropa, sosok Bart Ramselaar sejatinya memiliki reputasi yang sangat disegani.

Pemain bertinggi 178 cm ini menempati posisi murni sebagai gelandang serang (playmaker), namun sangat fasih dan lincah ketika digeser melebar sebagai penyerang sayap (winger).

Dilahirkan pada 29 Juni 1996, Ramselaar mengawali karier profesionalnya dengan luar biasa bersama FC Utrecht di kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.

Bakat besarnya dalam visi bermain dan akurasi umpan kemudian mengendus radar pemandu bakat raksasa Eropa, PSV Eindhoven.

Pada tahun 2016, PSV resmi menebusnya dengan mahar transfer yang fantastis.

Bersama raksasa Belanda tersebut, Ramselaar mencicipi puncak kariernya.

Ia menjadi bagian penting dari skuad emas PSV Eindhoven saat sukses merengkuh trofi juara kasta tertinggi Eredivisie pada musim 2017/2018 serta tampil di panggung megah UEFA Champions League.

Setelah sempat kembali memperkuat FC Utrecht, gelandang bernilai pasar tinggi ini akhirnya memilih mencari tantangan baru ke benua Asia dengan merapat ke Lion City Sailors pada awal musim 2024, sebelum akhirnya memutuskan berpisah pada pertengahan Mei 2026 ini.

Kepingan Puzzle Mewah untuk Taktik Bojan Hodak

Hingga saat ini, manajemen Persib Bandung memang belum mengeluarkan statemen resmi terkait perburuan legiun asing baru untuk musim depan.

Namun, jika melihat kebutuhan tim, sosok Bart Ramselaar jelas menjadi kepingan taktis yang sangat menggiurkan bagi sang arsitek, Bojan Hodak.

Karakter bermain Ramselaar yang flamboyan, kaya pengalaman di kompetisi Eropa dan Asia, serta memiliki insting gol yang tajam dari lini kedua, dinilai sangat cocok untuk menyempurnakan skema pragmatis-efektif milik Hodak.

Kehadiran sosok maestro berpaspor Belanda ini di lini tengah diyakini bakal menjadi jaminan mutu bagi Persib Bandung dalam misi besar mempertahankan takhta juara dan berbicara banyak di kompetisi Asia musim depan.(*)

Baca juga: Kompetisi Kejam! Saat Regulasi Head-to-Head Bikin Persib Hattrick Juara dan Persis Solo Degradasi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.