Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak sembilan musisi Aceh malam ini Senin (25/5/2026) akan tampil di Taman Seni Budaya Aceh, Banda Aceh, dalam acara Tribute to Nyawoung yang digelar oleh Komunitas Endatu Kreatif.
Mereka adalah Moritza Thaher, Sukamosa, Nazar Apache, TANGKE, Joel Pasee, Fahmil Arabi, Lea Amalia, Syarifah Raikhan, dan Pupha Ethanica.
Baca juga: Penghormatan untuk Grup Musik Legendaris Aceh, Endatu Gelar Tribute to Nyawoung
Para musisi terbaik Aceh ini akan membawakan kembali lagu-lagu dari album Nyawoung yang dirilis tahun 2000, di antaranya Saleum, Untong Kamoe Nyoe, Adak Na, Na Nyeum Meurempok, Panglima Prang, Prang Sabi, serta beberapa karya lainnya.
Acara yang menjadi puncak dari rangkaian Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh ini dipastikan akan berlangsung meriah. Penonton akan disuguhkan perpaduan musik tradisi dan modern dalam satu panggung lintas generasi.
Dengan tata panggung yang megah, semangat nostalgia dari lagu-lagu Nyawoung, serta energi para musisi, malam ini diyakini akan menjadi momen istimewa bagi masyarakat Aceh untuk merayakan identitas budaya melalui musik lewat karya-karya monumental dari grup musik Nyawoung.
Baca juga: Harmoni Etnik Aceh Tribute to Nyawoung Dimulai, Akan Berlangsung Hingga Besok di Taman Budaya
Ketua Komunitas Endatu Kreatif, Rizqi Mubarak, mengajak masyarakat Aceh untuk hadir dan merayakan malam penuh nostalgia ini. Ia mengatakan, acara ini gratis dan terbuka untuk umum.
“Kami ingatkan, acara nanti malam tidak dipungut biaya, tidak ada tiket, gratis. Semua boleh datang, ajak sanak family, mari sama-sama kita bernostalgia dengan karya-karya Nyawoung,” katanya.
Rizqi menambahkan, Tribute to Nyawoung bukan hanya pertunjukan musik, tetapi juga ruang untuk mengingat kembali karya yang pernah menjadi tonggak musik etnik Aceh.
Baca juga: Puluhan Pelanggar Terjaring Razia Satpol PP-WH Banda Aceh, Termasuk Pasangan dari Hotel
“Kami ingin generasi muda melihat bahwa tradisi bisa terus hidup melalui kolaborasi lintas generasi,” katanya.
Rizqi menambahkan, kegiatan ini bagian dari Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025 Kementerian Kebudayaan.
“Kami mengajak musisi dan seniman Aceh untuk ikut serta, karena Kementerian Kebudayaan membuka peluang bagi perorangan maupun komunitas untuk mengelola dana kebudayaan melalui pengkaryaan, pertunjukan, dan pendokumentasian,” ujar Rizqi Mubarak.
Baca juga: VIDEO - Mualem, Dek Fadh, Sekda, dan Ketua DPRA Duek Pakat Bahas Revisi UUPA
Tribute to Nyawoung menjadi puncak dari rangkaian Gema Tanah Rencong yang telah berlangsung sejak Sabtu (24/5/2026).
Sebelumnya, acara ini menghadirkan Festival Musik Etnik Aceh dengan 13 grup musik serta Seminar Musik Etnik Kolaborasi yang menargetkan 150 peserta.(*)