TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Aparat Polresta Manado berhasil mengamankan seorang terduga pengedar narkotika jenis sabu pada Minggu, 24 Mei 2026.
Pelaku diketahui bernama Sendy (25), yang ditangkap di rumah kos kawasan Kelurahan Tingkulu, Lingkungan VII, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Saat proses penangkapan berlangsung, pria tersebut diduga sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan menyembunyikan paket sabu di lubang kloset kamar kosnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di wilayah Wanea.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengarah kepada Sendy yang diduga menjadi pengendali peredaran sabu tersebut.
Setelah identitas target dikantongi, aparat langsung melakukan pemantauan intensif untuk memastikan lokasi keberadaan pelaku.
Begitu posisi pelaku dipastikan, tim kepolisian bergerak melakukan penangkapan di rumah kos tempat Sendy tinggal.
Dalam penggeledahan awal, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Barang bukti tersebut di antaranya alat isap bong, korek api gas, lakban berbagai warna, plastik bening ukuran kecil, gunting, serta sebuah telepon genggam.
Saat diinterogasi, pelaku akhirnya mengungkap lokasi lain tempat penyimpanan barang haram tersebut yang berada di sekitar area kos.
Di lokasi itu, polisi menemukan dua paket sabu yang dibungkus menggunakan lakban warna merah.
Temuan itu tak membuat aparat puas.
Mereka pun melakukan pengembangan.
Hasilnya mengarah pada saluran pembuangan kloset kamar kost tersangka.
Hasilnya ditemukan 24 paket narkotika jenis sabu yang terdiri dari 3 paket dibungkus lakban hitam dan 21 paket lainnya dalam plastik bening kecil.
Secara keseluruhan, sebanyak 26 paket narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam pengungkapan tersebut.
Kasat Resnarkoba Polresta Manado Kompol Hilman Muthalib didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan pelaku.
"Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan serta asal barang haram tersebut,” katanya.
Ia meminta masyarakat untuk tidak mengkonsumsi narkotika dan dapat bekerja sama dengan aparat untuk pengungkapan para pengedar narkotika di Manado.
Ia menegaskan komitmen Polresta Manado membongkar jaringan pengedar narkotika di Manado demi melindungi generasi muda Manado. (ART)