Presiden Prabowo Titip Sapi Kurban 1 Ton di MAJT, Warga Sekitar Jadi Prioritas Penerima
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, suasana di pelataran Masjid Agung Jawa Tengah mulai terasa lebih sibuk dari biasanya.
Kandang-kandang sementara berdiri di sisi kompleks masjid, suara kambing bersahutan, sementara panitia lalu-lalang menyiapkan pelaksanaan kurban.
Tahun ini, perhatian jamaah tertuju pada seekor sapi kurban milik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dititipkan di MAJT.
Bobot sapi tersebut mencapai sekitar satu ton.
Ketua Panitia Iduladha 1447 H MAJT, Prof Dr KH Tholkatul Khoir, mengatakan penyembelihan hingga pembagian daging kurban akan dilakukan secara syar’i dan diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Semarang.
Baca juga: 2 Tahun Dirawat, Sapi Asal Pekalongan Bernama Kliwon Kini Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo
“Dengan prinsip kurban syar’i tepat berbagi, kami ingin memastikan distribusi daging benar-benar sampai kepada warga yang berhak menerima,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, keberadaan hewan kurban dari Presiden menjadi amanah besar bagi panitia sekaligus menambah semarak pelaksanaan Iduladha di MAJT tahun ini.
Hingga akhir pekan ini, panitia telah menerima 12 ekor sapi dan 18 ekor kambing dari berbagai tokoh, lembaga, perguruan tinggi, hingga perusahaan.
Sejumlah sapi kurban berasal dari Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Wahid Hasyim, Yayasan Nadzir Wakaf Bandha Masjid Agung Semarang, Luwak White Koffie, Djarum Group, BPN Jawa Tengah, BCA Syariah KC Pierre Tendean, Rumah Zakat, hingga Bank Jateng Syariah.
Sementara kambing kurban berasal dari sejumlah tokoh masyarakat dan instansi, di antaranya Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah H Sarif, Rektor Universitas Diponegoro, DPW PPP Jawa Tengah, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jateng-DIY, hingga BAZNAS Jawa Tengah.
Di tengah padatnya persiapan, panitia masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menitipkan kurban melalui MAJT.
Untuk program titip beli, panitia menyediakan sapi berbobot sekitar 300 kilogram dengan harga Rp25 juta dan kambing berbobot sekitar 35 kilogram seharga Rp4 juta.
Harga tersebut sudah termasuk perawatan hewan, penyembelihan, hingga distribusi daging.
Sedangkan bagi warga yang membawa hewan sendiri, dikenakan biaya operasional Rp200 ribu untuk kambing atau domba dan Rp1 juta untuk sapi maupun kerbau.
Tak hanya pelaksanaan kurban, MAJT juga akan menggelar Shalat Iduladha 1447 H pada Rabu Wage, 27 Mei 2026 pukul 06.30 WIB.
“Shalat Id nantinya menghadirkan khatib Prof Dr KH Noor Achmad dengan imam KH Zaenuri Ahmad yang dikenal sebagai qari internasional, ” jelasnya. (Rad)