Musim suram Chelsea berakhir dengan hasil yang sesuai pada hari Minggu setelah kekalahan 2-1 di markas Sunderland memastikan mereka finis di posisi ke-10 Liga Primer dan gagal lolos ke kompetisi Eropa mana pun. Meskipun sempat bangkit dalam pertandingan, harapan The Blues pupus setelah Wesley Fofana menerima kartu merah di babak kedua yang mengakhiri peluang comeback mereka.
Sejak awal laga, Chelsea tampil berantakan menghadapi tuan rumah yang penuh semangat, yang ingin menutup musim pertama mereka kembali ke kasta tertinggi dengan tiket ke kompetisi Eropa. Cole Palmer, yang baru saja dicoret dari skuad Inggris untuk Piala Dunia, memiliki kesempatan emas untuk membungkam sorakan penonton di menit keempat, namun tendangannya yang lemah mudah diamankan oleh kiper lawan.
Setelah itu, Sunderland benar-benar menguasai permainan. Robert Sanchez dipaksa melakukan penyelamatan penting dari tembakan Enzo Le Fee, sementara Levi Colwill melakukan tekel krusial untuk menggagalkan peluang Brian Brobbey. Seperti yang bisa diduga, tim berjuluk The Black Cats itu membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui tendangan voli Trai Hume yang bersarang di tiang dekat setelah bola pantulan jatuh ke arahnya.
Chelsea baru bisa memberikan respons beberapa saat sebelum turun minum ketika Joao Pedro gagal memanfaatkan umpan silang akurat dari Malo Gusto dengan sundulan yang melenceng jauh dari gawang.
Paruh kedua berjalan dengan pola serupa, dan Sunderland segera menggandakan keunggulan mereka. Setelah Brobbey gagal menaklukkan Sanchez dalam situasi satu lawan satu, striker asal Belanda tersebut menebus kesalahannya ketika tendangan lemahnya justru berbelok masuk ke gawang Chelsea setelah mengenai Gusto lima menit setelah babak kedua dimulai.
Palmer sempat memperkecil ketertinggalan bagi Chelsea melalui tendangan jarak jauh yang menembus lemah pertahanan Robin Roefs, namun enam menit kemudian harapan tim tamu benar-benar sirna ketika Fofana diganjar kartu kuning kedua karena menjatuhkan Wilson Isidor.
Hasil ini menutup musim Liga Primer yang mengecewakan bagi The Blues. Sementara itu, Sunderland secara luar biasa memastikan tempat di Liga Europa musim depan.
Berikut penilaian pemain Chelsea versi GOAL dari Stadion of Light...
Kiper & Pertahanan
Robert Sanchez (5/10):
Tidak banyak yang bisa ia lakukan karena barisan depan yang ceroboh. Tak berdaya dalam menghadapi gol-gol Sunderland, namun berhasil membuat penyelamatan penting setelah jeda babak pertama.
Malo Gusto (4/10):
Terlibat dalam beberapa momen serangan bagus, termasuk umpan silang akurat untuk Pedro. Namun hanya dia yang tahu bagaimana bola bisa berakhir menjadi gol bunuh diri.
Wesley Fofana (3/10):
Mengalami malam yang sulit menghadapi Brobbey dan beruntung tidak dihukum penalti karena handball. Beberapa kali tertinggal dari lawan dan akhirnya menerima kartu kuning kedua setelah menarik Isidor.
Levi Colwill (6/10):
Melakukan intervensi penting di awal untuk menggagalkan peluang Brobbey. Secara keseluruhan bertahan cukup baik, namun kinerjanya dirusak oleh rekan-rekannya yang kurang solid.
Jorrel Hato (3/10):
Kalah duel udara sebelum gol pembuka dan tampak tidak percaya diri saat menguasai bola. Juga terlibat dalam proses gol kedua dan langsung digantikan setelahnya.
Gelandang
Moises Caicedo (5/10):
Tampil lamban dan kurang tajam dalam mengalirkan bola. Umpan jauhnya tidak akurat dan ia kesulitan memenangkan duel di lini tengah.
Enzo Fernandez (5/10):
Tidak mampu memberikan pengaruh seperti biasanya dan terlihat frustrasi. Ia menerima kartu kuning dalam laga yang mungkin menjadi penampilan terakhirnya bagi klub.
Cole Palmer (6/10):
Baru saja dikecewakan karena tidak dipanggil ke skuad Inggris, ia seharusnya bisa mencetak gol lebih awal dari posisi ideal. Tetap menjadi ancaman di sisi kanan dan akhirnya mencetak gol dari jarak jauh.
Lini Serang
Pedro Neto (6/10):
Bekerja keras dan menjadi ancaman, turut menyumbang assist untuk gol Palmer. Digantikan setelah Fofana mendapat kartu merah.
Joao Pedro (5/10):
Gagal menyundul bola dari jarak sangat dekat. Berusaha aktif di depan, namun sering terisolasi sendirian.
Marc Cucurella (4/10):
Tampak bingung antara menyerang dan bertahan, hilang dari posisinya saat gol pertama terjadi. Diselamatkan Colwill setelah kesalahan fatal di area sendiri.
Pemain Pengganti & Pelatih
Reece James (6/10):
Memberi ketenangan di lini tengah dan memungkinkan Cucurella bergeser ke posisi bertahan.
Trevoh Chalobah (6/10):
Masuk menggantikan Fofana di lini belakang dan melakukan satu intervensi penting.
Josh Acheampong (N/A):
Masuk di menit-menit akhir untuk menambah kekuatan lini pertahanan.
Liam Delap (N/A):
Dimainkan di penghujung laga namun kembali gagal memberikan dampak signifikan.
Calum McFarlane (4/10):
Bukan akhir yang diinginkan dalam masa jabatannya sebagai pelatih interim. Chelsea tampil berantakan sejak awal dan, secara jujur, mendapatkan hasil yang pantas mereka terima.