Suasana Haru Warnai Serah Terima 10 Rumah Tukang Bangunan di Wilayah Jawa dari Semen Tiga Roda
Soewidia Henaldi May 25, 2026 12:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Suasana haru menyelimuti sepuluh tukang bangunan yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten. 

Rasa haru dirasakan para tukang bangunan setelah menerima rumah barunya yang sudah selesai dibangun oleh Semen Tiga Roda melalui program Bangun Rumah Tukangku.

Acara Serah Terima Rumah dilakukan secara berurutan mulai dari Desa Nambo dan Desa Leuwikaret, Kabupaten Bogor pada tanggal 6 April 2026, Kabupaten Sukabumi (7 April 2026), Kabupaten  Garut (9 April  2026),  Kabupaten  Brebes  (15 April  2026),Pekalongan (16 April 2026), Kabupaten Kebumen (17 April 2026), Kota Sidoarjo (24 April 2026), Kabupaten Tangerang (27 April 2026), dan Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor (5 Mei 2026).

Endang , tukang bangunan dari Desa Desa Nambo, Kabupaten Bogor mengaku terharu dengan program Bangun Rumah Tukangku yang digagas Semen Tiga Roda.

"Rumah saya sebelumnya tidak layak dipakai, lantai retak, atap bocor, banyak sarang tawon, sekarang sudah bagus dan bisa dipakai," ujarnya.

Hal senada dikatakan, Marta tukang bangunan dari Desa Leuwikaret, Kabipaten Bogor.

Ia mengatakan, sejak awal sudah merasa sangat bahagia karena rumah impian yang selama puluhan tahun bekerja sebagai tukang bangunan belum bisa diwujudkannya sendiri, akhirnya terwujud melalui program “Bangun Rumah Tukangku” dari Semen Tiga Roda.

Marta bersama dengan istrinya, Ny Itoh, selama ini tinggal di rumah panggung yang kondisinya cukup memprihatinkan.

Di usia mereka yang sudah tidak muda, beraktivitas di rumah itu sering sekali berbahaya.

Apalagi kondisi fisik Marta yang sudah kesulitan berdiri dan berjalan. 

Abdul Rahman, tukang bangunan dari Sukabumi juga menyampaikan hal serupa.

Ia sangat terharu karena rumah yang ditempati bersama istri dan anak-anaknya yang sebagian juga berprofesi sebagai tukang.

Ucapan terimasih disampaikan Aep, tukang bangunan asal Garut, Jawa Barat.

"Akses menuju rumah kami susah, hanya bisa dilalui dengan jalan kaki atau motor. Jauh dari jalan utama. Rumah kami tidak memiliki toilet, jadi kalau ke toilet harus menumpang ke Masjid. Suami kalau lagi kerja, saya hanya tinggal berdua dengan anak saya. Malam-malam kalau ke toilet susah. Terima kasih Semen Tiga Roda sudah membangun rumah kami jadi lebih layak dan bagus," ujar Masitoh, istri Aep.

Jamroni tukang bangunan asal Brebes juga tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

"Terima kasih Semen Tiga Roda sudah membantu Pak Jamroni. Rumahnya menjadi bagus. Pak Jamroni warga saya bisa tinggal di rumah yang jauh lebih kokoh dan nyaman,” ujar Lukman, Kepala Desa setempat.
 
Hal senada disampaikan Casto, tukang bangunan asal Pekalongan.

Didampingi istri dan anaknya, Casto tersenyum haru karena selama ini keinginannya untuk bisa membangun rumahnya sendiri jadi lebih baik akhirnya bisa diwujudkan.

Turijan tukang bangunan lainnya asal Kebumen juga bergembira karena rumahnya kini lebih baik setelah direnovasi oleh Semen Tiga Roda.

Rani istri Turijan, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya setelah melihat hasil renovasi rumahnya.

“Senang bisa membantu, dan hasilnya sangat bagus,” ujarnya.

Berbeda dengan tukang bangunan lainnua, Arjuna memberikan program Bangun Rumah Tukangku untuk ibunya.

Ia sangat bahagia karena Semen Tiga Roda memberi kesempatan baginya untuk mewujudkan mimpi Ibunya.

Kegembiraan juga dirasakan Welo, tukang bangunan asal Tangerang.

Rumahnya yang hampir roboh sekarang dapat berdiri kokoh dan bisa ditempati lagi. 

Sebelumnya rumah tersebut sudah tidak bisa ditempati dan memaksa Welo beserta kakaknya tinggal menumpang di rumah tetangga.

Dengan rasa haru Welo berterima kasih kepada Semen Tiga Roda karena memberi tempat tinggal yang kokoh untuknya.

Dodi tukang bangunan asal Cisarua, Kabupaten Bogor juga menyampaikan rasa bahagia.

Dodi beserta istri mendapat kebahagiaan berlimpah, di tengah kehamilan istrinya, ia bisa memiliki rumah yang diimpikannya.

“Rejeki Ibu hamil,” begitu Dodi mengungkapkannya sambil tersenyum bahagia.

Setiap rumah punya cerita berbeda, namun membawa harapan yang sama bagi pemiliknya, yaitu rumah yang nyaman dan aman.

Semen Tiga Roda melalui program Bangun Rumah Tukangku berhasil mewujudkan harapan itu bagi 32 Tukang Bangunan yang tersebar dari Sumatera hingga Sulawesi.

Menanggapi proses serah terima rumah dalam program Bangun Rumah Tukangku Direktur Indocement produsen Semen Tiga Roda Troy D Saputro menyatakan.

"Ini adalah bentuk rasa terima kasih dari kami untuk pahlawan konstruksi Indonesia, para tukang bangunan. Kami ingin mewujdukan harapan mereka yang sudah membangun rumah banyak orang, bosa merasakan kenyamanan rumah mereka sendiri," ujarnya.

Sejak Maret hingga awal Mei 2026 sudah 13 rumah yang selesai dibangun maupun direnovasi dan telah diserah terimakan.

Selanjutnya 19 rumah dalam proses pembangunan dan akan melukis senyum bahagia bagi para Tukang Bangunan.(***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.