Car free day (CFD) Jakarta memerah oleh ribuan orang mengenakan jersey Arsenal. Para Gooners, nama penggemar Arsenal, kompak turun ke jalan merayakan keberhasilan Meriam London menjuarai Liga Inggris musim ini.
Ribuan penggemar Arsenal memadati kawasan CFD Sudirman-Thamrin dan area Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (24/5). Pesta ini digelar dengan titik kumpul di area Patung Soekarno GBK.
Bagi sebagian orang, fenomena ini mungkin terlihat berlebihan. Hanya sebuah klub sepakbola yang juara, mengapa dirayakan sebegitunya? Padahal, fenomena semacam ini ternyata punya penjelasan psikologis.
Menurut spesialis kedokteran jiwa dr Lahargo Kembaren, salah satu istilah yang sering dikaitkan adalah parasocial attachment atau keterikatan parasosial. Hal ini menjawab pertanyaan mengapa kebahagiaan bisa menular hingga jauh, bahkan antar-benua.
"Dalam psikologi dikenal istilah parasocial attachment, yaitu keterikatan emosional terhadap tokoh atau komunitas meski tidak bertemu langsung," kata dr Lahargo saat dihubungi detikcom, Minggu (24/5/2026).
"Media sosial juga membuat batas geografis semakin 'hilang'. Ketika melihat parade, chant stadion, atau ekspresi haru pemain dan fans di London, otak ikut merasakan emosi yang sama," sambungnya.
dr Lahargo menambahkan, hal inilah yang membuat Gooners di Indonesia bisa merasakan kebahagiaan yang sama dari fans yang ada di London Utara, atau 'rumah' dari Arsenal itu sendiri.
"Bisa ikut merasa bangga, hangat, bahkan terharu meski berada ribuan kilometer dari stadion," tegasnya.
Sebelumnya, Gooners yang ada di Inggris juga berpestas menyusul gelar juara Premier League musim 2025/2026 terpusat di kawasan London Utara, khususnya di sekitar Emirates Stadium. Euforia ini diwarnai dengan penyalaan suar, nyanyian, dan pesta jalanan yang meriah.





