Catatan Mentereng Bojan Hodak: 3 Musim Bawa Persib Bandung Juara Liga, Hanya Kalah 8 Kali
Rheina Sukmawati May 25, 2026 02:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Pelatih Bojan Hodak memiliki statistik mentereng selama menahkodai tim Persib Bandung di kompetisi domestik Liga Indonesia.

Bojan Hodak bergabung bersama Persib Bandung pada awal musim 2023/2024, saat Liga 1 (sekarang Super League) sudah berjalan lima pekan.

Setelah mengawal Persib Bandung selama tiga musim, Bojan Hodak mencatatkan sejumlah prestasi mentereng.

Ia menjadi pelatih asing pertama yang membawa Persib Bandung juara, sekaligus mengakhiri puasa gelar selama 10 tahun pada musim pertamanya bergabung.

Tak sampai di situ, Bojan Hodak juga menjadi pelatih pertama yang membawa Persib Bandung meraih back-to-back juara dari 2023/2024 dan 2024/2025.

Terbaru, Bojan Hodak menjadi pelatih pertama sepanjang sejarah era liga Indonesia yang membawa tim meraih hattrick atau tiga kali juara berturut-turut.

Selama itu pula Bojan Hodak menyabet gelar sebagai Pelatih Terbaik.

PUJI LAWAN - Pelatih Persib Bojan Hodak puji penampilan kiper Arema FC, Lucas Frigeri, usai laga berakhir 0-0, Jumat 24 April 2026 di Stadion GBLA. Hodak sebut persaingan takhta juara kini semakin menantang.
PUJI LAWAN - Pelatih Persib Bojan Hodak puji penampilan kiper Arema FC, Lucas Frigeri, usai laga berakhir 0-0, Jumat 24 April 2026 di Stadion GBLA. Hodak sebut persaingan takhta juara kini semakin menantang. (Persib.co.id)

Baca juga: Respons Bojan Hodak saat Bos Persib Bandung Elu-elukan Nama Peralta dan Sidibe Bersama Bobotoh

Prestasi gemilang Bojan Hodak ini juga bisa terlihat dalam statistiknya selama tiga musim di Persib Bandung.

Dilansir dari Transfermarkt, kekalahan Bojan Hodak selama membela Persib Bandung masih bisa dihitung jari, yakni sebanyak delapan kali.

Musim 2023/2024

Pada musim pertamanya di Persib Bandung, Bojan Hodak tercatat mengalami kekalahan sebanyak tiga kali.

Ia mengalami kekalahan perdana saat bertandang ke markas Persis Solo pada pekan ketujuh.

Pada laga kedua Bojan Hodak itu, Persib Bandung kalah 1-2 dari tim tuan rumah.

Fantastisnya, setelah kekalahan tersebut, Persib Bandung menjelma menjadi tim tak terkalahkan dalam 14 laga beruntun.

Kemudian kekalahan berikutnya baru terjadi pada pekan ke-22 di mana Persib Bandung harus mengakui keunggulan Persik Kediri dengan skor 0-2.

Terakhir, Bojan Hodak juga menutup kompetisi reguler di akhir musim dengan kekalahan dari PSS Sleman dengan skor 1-0.

Namun demikian, Persib Bandung lolos ke Championship Series untuk kembali bertanding memperebutkan gelar juara.

Persib Bandung pun berhasil menjadi juara dan menyudahi puasa gelar selama 10 tahun.

Musim 2024/2025

Pada musim 2024/2025, Bojan Hodak tercatat mengalami kekalahan sebanyak tiga kali.

Pawai Akbar Persib Juara di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/5/2025).
Pawai Akbar Persib Juara di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/5/2025). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Kekalahan pertama Persib Bandung di bawah asuhan Bojan Hodak baru terjadi pada pekan ke-19 saat harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor 0-2.

Kekalahan itu juga tercatat sebagai kekalahan terakhir Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) hingga saat ini.

Kemudian, Persib Bandung juga harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya pada pekan ke-25 dengan skor 1-4.

Terakhir, Persib Bandung kalah pada pekan ke-31 saat bertandang ke markas Malut Untied dengan skor 1-0.

Pada musim itu, Persib Bandung memastikan diri sebagai juara setelah meraih total 69 poin di akhir musim.

Musim 2025/2026

RAYAKAN JUARA - Para pemain Persib merayakan juara Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026).
RAYAKAN JUARA - Para pemain Persib merayakan juara Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). (Istimewa/@persib)

Baca juga: Syukuran Juara Persib di Tanjungsari: Halaman Rumah Warga Laris Manis Jadi Penitipan Motor Bobotoh

Terbaru, Bojan Hodak mencatatkan dua dari tiga kekalahan yang dialami Persib Bandung pada Super League 2025/2026.

Kekalahan pertama terjadi saat bertandang ke markas Persijap Jepara pada pekan kedua, di mana Persib Bandung harus mengakui keunggulan tim tuan rumah dengan skor 1-2.

Kemudian, kekalahan terakhir Bojan Hodak musim ini yakni saat bertandang menghadapi Persita Tangerang pada pekan ketujuh yang berakhri dengan skor 1-2.

Persib Bandung sejatinya kembali mengalami kekalahan ketiga saat bertandang ke markas Malut United pada pekan ke-12 dengan skor 0-2.

Namun demikian, Bojan Hodak tidak mendampingi tim secara langsung pada laga tersebut karena terkena sanksi akumulasi kartu kuning. Saat itu, tugas pelatih utama di sisi lapangan diberikan kepada asisten pelatih Igor Tolic.

Dari tiga kekalahan ini, Persib Bandung berhasil kembali mengumpulkan poin untuk bersaing di papan atas klasemen hingga akhir musim.

Setelah laga terakhir, Persib Bandung mengumpulkan total 79 poin, sama dengan Borneo FC.

Tetapi, karena unggul head-to-head, Persib Bandung pun keluar sebagai juara Super League 2025/2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.