Beirut (ANTARA) - Dua orang, termasuk seorang paramedis, tewas dalam serangan Israel di Lebanon selatan, dan sepuluh lainnya luka-luka, kata Kementerian Kesehatan Lebanon pada Minggu (24/5).
Sebelumnya pada hari itu, kementerian tersebut mengatakan bahwa 28 orang tewas dan luka-luka akibat serangan Israel di Lebanon selama 24 jam terakhir, sehingga jumlah korban tewas menjadi 3.151 orang dan korban luka menjadi 9.571 orang.
"Serangan udara Israel yang ditargetkan ke permukiman Arab-Salim di wilayah Nabatiyeh menewaskan dua orang, termasuk seorang paramedis, dan menyebabkan 10 orang lainnya luka-luka, termasuk dua paramedis dari Islamic Committee dan empat paramedis dari Asosiasi Islamic Risala Scout," menurut pernyataan tersebut.
Serangan Israel sebelumnya juga menghancurkan pusat pertahanan sipil di kota Nabatieh, kata kementerian itu juga, seraya menambahkan bahwa tidak ada petugas penyelamat di gedung tersebut pada saat serangan terjadi.
Tentara Israel melancarkan serangkaian serangan udara besar-besaran terhadap Lebanon selatan pada Sabtu. Serangan intensif berlanjut pada Minggu (24/5).
Sumber: Sputnik/RIA Novosti





