Persis Solo Resmi Terdegradasi ke Liga 2, Dialog dengan Suporter Segera Digelar
Vincentius Jyestha Candraditya May 25, 2026 02:16 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Manajemen Persis Solo membuka peluang berdialog langsung dengan suporter usai tim dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Langkah tersebut disiapkan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh sekaligus upaya membangun kembali kekuatan Laskar Sambernyawa agar bisa segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Direktur Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, mengatakan pihaknya memahami besarnya kekecewaan suporter setelah Persis gagal bertahan di Liga 1. Menurutnya, suara dan aspirasi suporter akan menjadi bagian penting dalam proses pembenahan klub.

Baca juga: Suporter Persis Solo Corat-coret Mess Pemain dan Persis Store, Manajemen Akui Butuh Waktu Merenung

“Manajemen akan buka komunikasi awal-awal ini. Ya kenapa tidak (membuka dialog dengan suporter). Mereka adalah pendukung utama kita. Kalau nggak ada mereka bisa apa kita,” terangnya, saat dihubungi Minggu (24/5/2026).

Ginda juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil buruk yang membuat Persis Solo harus turun kasta.

“Kita minta maaf dan menyesal tidak bisa sesuai ekspektasi harapan dari teman-teman khususnya suporter. Ketika bentuk-bentuk kekecewaan itu dituangkan dalam aksi-aksi itu kita masih bisa memaklumi lah,” ungkapnya

Bakal Laporkan ke Jajaran Pemilik Klub

Menurut dia, manajemen saat ini tengah melakukan evaluasi dan akan melaporkan situasi tim kepada jajaran pemilik klub untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Kita tahu betapa kecewanya jangankan mereka kita juga tahu. Kita sudah berusaha maksimal tapi faktanya memang hasilnya seperti ini. Kita butuh waktu merenung seperti yang kita sampaikan saya segera melapor ke owner kenapa semua ini bisa terjadi. Apa yang diinginkan untuk langkah selanjutnya kami siap menjalankan apa pun keputusannya,” jelasnya.

Meski terdegradasi, Ginda memastikan Persis Solo tetap memiliki target untuk kembali ke Liga 1. Ia menilai Persis bukan sekadar klub sepak bola, melainkan identitas masyarakat Solo yang harus kembali bangkit.

Baca juga: Persis Solo Degradasi, Target Kembali ke Liga 1 Tetap Menyala, Ini Kata Manajemen

“Ini saatnya mengumpulkan data fakta dan berbenah. Pasti. Jelas (tekad untuk ke Liga 1 masih ada). Ini kita bicara bukan hanya sebagai klub tapi identitas kota. Semua stakeholder kita libatkan. Pemerintah pun kita minta komunikasi,” jelasnya.

Ia pun mengajak suporter untuk tetap mendukung Persis Solo dalam proses kebangkitan musim depan.

“Ayo kita bangkit. Saya juga suporter. Saya juga memahami terkait di Persis saya bergabung cukup lama. Walaupun sebagai panpel yakinlah saya merasakan kekecewaan kalian,” jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.