TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Tim Penggerak PKK menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-alun KTM Tobadak, Kecamatan Tobadak, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idul Adha.
Ketua TP PKK Mamuju Tengah, Asriani Arsal mengatakan, menjelang hari besar keagamaan harga sejumlah kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan.
Baca juga: Masjid Agung Syuhada Polman Siapkan 11 Ekor Sapi, 2 Ekor Kambing untuk di Hari Raya Kurban
Baca juga: Anggota DPRD Mamuju Andi Irwan Terpilih Jadi Ketua Lasmura Sulbar Periode 2026-2030
Karena itu, Gerakan Pangan Murah dihadirkan sebagai upaya mengendalikan inflasi daerah serta menjaga ketersediaan pasokan pangan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
“Biasanya menjelang Idul Adha harga bahan pokok naik. GPM ini hadir untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat,” ujar Asriani.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabai keriting dan cabai merah besar.
Adapun stok bahan pokok yang disiapkan panitia di antaranya tiga ton beras Nurmadinah, dua ton beras Malolo, 500 kilogram beras SPHP, 300 rak telur, 200 kilogram bawang merah, 100 kilogram bawang putih, 100 kilogram cabai keriting, 100 kilogram cabai merah besar, 200 kilogram gula pasir serta puluhan karton minyak goreng.
Pantauan Tribun Sulbar di lokasi, antusiasme warga cukup tinggi. Ratusan masyarakat tampak memadati area GPM sejak pagi hari untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.
Tak sedikit warga rela mengantre agar tidak kehabisan stok, terutama untuk komoditas beras, telur dan minyak goreng.
Salah seorang warga Tobadak, Mini mengaku terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah tersebut.
“Biasanya belanja di pasar mahal, apalagi mau lebaran. Di sini harganya lebih murah, jadi kami sangat antusias,” ungkapnya.
Asriani berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Adha sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan warga di Kabupaten Mamuju Tengah.(*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah