TRIBUNGAYO.COM - Klub voli putri Korea Selatan, Daejon Jung Kwan Jang Red Sparks sedang bersiap menyambut musim baru Liga Voli Korea dengan sejumlah perubahan signifikan.
Setelah menjalani musim yang mengecewakan, mantan tim Megawati Hangestri kini berupaya bangkit dengan mengandalkan kombinasi pemain muda dan amunisi baru.
Dibawah arahan pelatih kepala Ko Hee-jin, Red Sparks harus menerima kenyataan pahit finis di posisi terbawah.
Cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci, ditambah performa yang belum maksimal dari beberapa sektor, membuat tim hanya mampu meraih 8 kemenangan dari total 36 pertandingan.
Meski hasil musim lalu kurang memuaskan, Red Sparks menemukan secercah harapan dari perkembangan pemain mudanya.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Choi Seo-hyun.
Setter berusia 21 tahun itu akhirnya mendapat kesempatan emas setelah cedera yang dialami seniornya, Yeom Hye-seon dan Kim Chae-na.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Choi, yang tampil sebagai starter sepanjang musim dan mencatatkan performa impresif.
Dalam 36 pertandingan, ia bermain di 119 set dengan rata-rata 9,46 set per pertandingan menempatkannya di peringkat keempat liga.
Ini menjadi musim penuh pertamanya sebagai starter di kompetisi profesional.
Meski masih memiliki kekurangan dalam pengaturan tempo permainan, Choi dinilai memiliki potensi besar, terutama berkat keberaniannya mengembangkan variasi serangan cepat.
Pelatih Ko Hee-Jin pun memberikan dukungan penuh.
"Dia bisa berkembang lebih jauh lagi," ujar Ko Hee-jin, sebagaimana dilansir TribunGayo.com dari media Korea MyDaily pada Senin (25/5/2026).
Selain Choi, nama Park Yeo-reum juga mencuri perhatian.
Outside hitter berusia 18 tahun itu langsung menunjukkan kualitas sejak musim debutnya.
Bergabung sebagai pilihan ke-7 pada draft rookie 2025-2026, Park perlahan mengamankan posisi starter di akhir musim.
Ia dikenal dengan gaya bermain agresif yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Puncaknya, saat menghadapi Heungkuk Life di ronde keenam, Park mencetak 20 poin dalam satu pertandingan sebuah rekor pribadi yang sekaligus menegaskan potensinya sebagai andalan baru di lini serang.
Meski Choi Seo-hyun tidak masuk dalam skuad untuk AVC Cup 2026, Park Yeo-reum justru mendapat kesempatan tampil di level internasional.
Hal ini diyakini akan semakin memperkaya pengalaman bertandingnya.
Di sisi lain, Red Sparks juga memperkuat tim dengan mendatangkan pemain kuota Asia asal China, Zhong Hui.
Pemain tim nasional China sejak 2022 ini dikenal sebagai sosok komplet, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Ia juga berperan penting dalam keberhasilan China meraih medali emas di Asian Games Hangzhou 2023.
Dengan kualitas tersebut, Zhong Hui diharapkan mampu menjadi pusat permainan baru bagi Red Sparks.
Tak hanya itu, kembalinya Vanja Bukilić juga menambah kekuatan tim.
Pemain asal Serbia tersebut kembali dipilih sebagai pilihan pertama dalam draft pemain asing musim 2026–2027.
Sebelumnya, Bukilić tampil impresif bersama Red Sparks dengan kontribusi besar di sektor serangan dan penerimaan bola.
Ia bahkan sempat membentuk duet solid bersama Megawati Hangestri Pertiwi hingga membawa tim melaju ke final.
Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan tambahan kekuatan dari pemain asing, Red Sparks kini memiliki banyak alasan untuk optimistis menatap musim depan.
Transformasi yang tengah dibangun diharapkan mampu mengubah wajah tim menjadi lebih kompetitif dan kembali bersaing di papan atas Liga Voli Korea 2026-2027. (*)
Baca juga: Jelang AVC Cup 2026 Mantan Tandem Megawati Hangestri di Red Sparks Dicoret
Baca juga: Liga Voli Korea: Tim Megawati Disesaki Wajah Baru, Kim Da-in Beberkan Ambisi Besar Hyundai Hillstate