Ferrari Siap Beri Kejutan, Siapkan Senjata Listrik Bernama Luce
Ferdian May 25, 2026 08:33 PM

Carscoops
Feerari Luce EV

GridOto.com - Ferrari, yang selama ini dikenal lewat raungan mesin V8 dan V12 khasnya, kini bersiap meluncurkan mobil listrik murni pertamanya bernama Luce.

Meski begitu, tak banyak yang tahu kalau perjalanan Ferrari menggarap mobil ini bisa dibilang cukup panjang.

Semua dimulai dari penggunaan teknologi hybrid di mobil balap Formula One lebih dari satu dekade lalu.

Langkah awal Ferrari dimulai pada 2014 saat perusahaan memperkenalkan teknologi powertrain hybrid di ajang Formula One.

Sebelumnya, sistem pemulihan energi kinetik saat pengereman atau KERS telah digunakan sejak 2009 sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi sekaligus performa kendaraan balap.

Pengembangan teknologi tersebut kemudian mulai diterapkan ke mobil produksi massal.

Pada Mei 2019, Ferrari memperkenalkan SF90 Stradale, mobil hybrid produksi massal pertama mereka yang dibekali tenaga hingga 1.000 horsepower serta sistem penggerak empat roda atau 4WD.

Namun sebelumnya, Ferrari telah lebih dulu menghadirkan model hybrid edisi terbatas LaFerrari pada 2013.

Dalam beberapa tahun berikutnya, Ferrari terus memperluas jajaran kendaraan hybrid melalui berbagai model baru, termasuk keluarga 296, 849 Testarossa, hingga supercar edisi terbatas F80 yang dibanderol sekitar 3,6 juta euro atau sekitar Rp 67 miliar.

Perjalanan elektrifikasi Ferrari semakin dipercepat setelah perusahaan menunjuk Benedetto Vigna sebagai CEO pada September 2021.

Vigna yang merupakan seorang fisikawan telah menghabiskan sekitar 25 tahun kariernya di perusahaan pembuat chip STMicroelectronics.

Kehadirannya dianggap menjadi bagian penting dalam transformasi Ferrari menuju era kendaraan listrik.

Setahun kemudian, tepatnya pada Juni 2022, Vigna memperkenalkan rencana bisnis jangka menengah Ferrari.

Saat itu perusahaan menargetkan mobil listrik dapat menyumbang 40 persen dari total lini produknya pada 2030.

Target tersebut muncul setelah Uni Eropa mengeluarkan kebijakan yang secara efektif akan melarang penjualan mobil baru berbahan bakar bensin mulai 2035.

Ferrari juga menargetkan mobil listrik pertamanya meluncur pada 2025.

Pada Juni 2024, Reuters melaporkan bahwa mobil listrik pertama Ferrari diperkirakan akan dibanderol dengan harga lebih dari 500.000 euro.

Di tahun yang sama, Ferrari juga meresmikan fasilitas baru bernama e-building di kompleks pabriknya di Maranello, Italia.

Fasilitas ini akan digunakan untuk memproduksi mobil listrik, komponen kendaraan listrik, model hybrid, hingga beberapa mobil bermesin pembakaran konvensional.

Memasuki Mei 2025, Ferrari mengumumkan peluncuran mobil listrik pertamanya akan dilakukan melalui tiga tahap, dengan peluncuran global dijadwalkan berlangsung pada musim semi 2026. Pengiriman kepada pelanggan ditargetkan dimulai pada Oktober 2026.

Namun, langkah Ferrari menuju elektrifikasi tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Pada Juni 2025, Reuters melaporkan perusahaan menunda rencana peluncuran mobil listrik keduanya yang sebelumnya dijadwalkan hadir pada 2026 menjadi setidaknya 2028.

Penundaan itu dilakukan karena permintaan mobil listrik berperforma tinggi dinilai belum cukup kuat.

Beberapa bulan kemudian, Ferrari memperkenalkan teknologi yang akan digunakan pada mobil listrik pertamanya.

Mobil empat pintu dengan kapasitas empat penumpang tersebut akan dibekali sistem suara khusus yang dirancang untuk memperkuat getaran dari sistem penggeraknya agar tetap menghadirkan sensasi suara khas Ferrari dalam versi listrik.

Pada saat yang sama, Ferrari juga merevisi target komposisi produknya untuk 2030.

Jika sebelumnya perusahaan menargetkan 40 persen mobil listrik, 40 persen hybrid, dan 20 persen kendaraan bermesin konvensional, kini komposisinya diubah menjadi 20 persen mobil listrik, 40 persen hybrid, dan 40 persen kendaraan bermesin pembakaran internal.

Puncaknya terjadi pada Februari 2026 ketika Ferrari merilis teaser mobil listrik pertamanya dan mengungkap nama Luce, yang berarti "cahaya" dalam bahasa Italia.

Proyek ini juga melibatkan Jony Ive, desainer yang dikenal sebagai mantan sosok penting di Apple sekaligus pendiri LoveFrom.

CEO Ferrari Benedetto Vigna mengatakan pemesanan awal atau pre-order untuk Luce akan dibuka pada Maret setelah perusahaan menerima respons yang disebutnya sangat positif dari para pelanggan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.