Mikel Arteta Ungkap Momen Mengejutkan Saat Ia Yakin Arsenal Akan Menjuarai Liga Primer Inggris 2025-26
Agus Firmansyah May 25, 2026 09:24 PM

Mikel Arteta mengungkap perubahan mentalitas yang menjadi kunci keberhasilan Arsenal meraih gelar Liga Primer Inggris pertama mereka dalam lebih dari dua dekade. Setelah bertahun-tahun nyaris juara, pelatih asal Spanyol itu akhirnya membawa The Gunners meraih kemenangan bersejarah, menyalip Manchester City yang diasuh Pep Guardiola dalam persaingan sengit menuju puncak klasemen.


Kemenangan bersejarah bagi The Gunners


Arsenal akhirnya kembali ke tahta sepak bola Inggris dengan menjuarai Liga Primer Inggris musim 2025-26, mengakhiri lebih dari dua puluh tahun penantian. Setelah tiga musim berturut-turut finis sebagai runner-up, tim asuhan Arteta akhirnya membuktikan bahwa mereka memiliki ketangguhan mental untuk mengalahkan City.


Gelar juara tersebut secara matematis dipastikan lebih awal ketika Manchester City kehilangan poin saat menghadapi Bournemouth, yang memberi kesempatan bagi The Gunners untuk merayakan di depan para pendukungnya pada hari Minggu. Usai kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park, Arteta mengenang perjalanan panjang tersebut dan mengungkap beberapa momen penting yang membuatnya yakin musim ini akan berbeda.


Pondasi pramusim dan komitmen para pemain


Arteta meyakini bahwa benih kesuksesan sudah ditanam jauh sebelum peluit pertama musim dibunyikan. Meski banyak pihak menyoroti besarnya investasi klub di bursa transfer, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa perubahan psikologis dalam skuad selama persiapan musim panas menjadi faktor utama di balik keberhasilan mereka.


Berbicara kepada BeIN Sports, Arteta menjelaskan: "Momen pertama mungkin datang ketika kami berkumpul di pramusim, seminggu sebelum menghadapi Manchester United. Saya mengumpulkan semua pemain dan bertanya apa yang bersedia mereka lakukan demi tim. Mereka menjawab siap melakukan apa saja untuk tim, dan saat itu saya tahu kami punya peluang besar untuk bersaing di setiap kompetisi karena kami memiliki kedalaman dan kualitas untuk menantang siapa pun."


Ia melanjutkan: "Respons mereka sangat cepat dan luar biasa, dan itu bukan sekadar kata-kata – mudah mengatakannya dalam rapat, tapi yang sulit adalah membuktikannya selama sepuluh bulan kompetisi. Para pemain pantas mendapat banyak pujian karena mereka melakukannya dengan cara yang luar biasa."


Titik balik mengejutkan di Etihad


Yang paling mengejutkan, Arteta mengungkap bahwa kekalahan dari rival utama mereka, Manchester City, justru menjadi momen ketika ia paling yakin bahwa Arsenal akan juara. Alih-alih menghancurkan kepercayaan diri tim, kekalahan itu justru menjadi pembuktian atas kemajuan Arsenal dan kemampuan mereka bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.


"Momen kedua adalah ketika kami kalah di Manchester City," jelas Arteta. "Hari itu saya berpikir, 'kami akan memenangkannya'. Saya melihat para pemain di ruang ganti dan ingin melihat reaksi mereka sebelum saya bicara apa pun. Saya bisa melihat mereka sangat kecewa, tapi mereka menyadari bahwa kami bisa mengalahkan mereka dan bisa menjadi lebih baik dari mereka. Semuanya ada di tangan kami, dan kami harus melakukan apa yang diperlukan. Setelah itu kami fokus pada apa yang harus kami lakukan untuk menjadi juara dan responsnya langsung terlihat. Sejak saat itu saya tahu kami akan sangat dekat dengan kemenangan."


The Gunners incar kejayaan ganda di Budapest


Arsenal kini mengalihkan fokus mereka sepenuhnya ke final Liga Champions di Budapest, di mana mereka berusaha merebut gelar dari juara bertahan Paris Saint-Germain. Konsentrasi di kubu Arsenal tetap tak tergoyahkan saat mereka memburu prestasi ganda bersejarah, dengan partai puncak dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.