BOLASPORT.COM - Buntut handphone (HP) atau ponsel bek Persib Bandung Frans Putros hilang saat konvoi juara di Bandung. Hal ini membuat para pemain Maung Bandung trauma hingga memutuskan batal hadir di acara syukuran hattrick juara Liga Indonesia.
Para pemain Persib sejatinya direncanakan hadir dalam acara ngagogo ikan dalam syukuran Persib hattrick juara di kolam milik manajer tim Umuh Muchtar, di Kampung Ciluluk, desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Senin (25/5/2026).
Maung Bandung memang dipastikan keluar sebagai juara Super League 2025/2026 seusai finis di posisi puncak klasemen dengan mengemas 79 poin.
Mereka layak keluar sebagai juara musim ini, karena unggul head to head dari Borneo FC yang ada di posisi kedua klasemen dengan mengemas poin yang sama.
Gelar juara Super League 2025/2026 ini menjadikan Persib mencatatkan diri berhasil hattrick juara dalam tiga musim beruntun.
Untuk itu, setelah sukses mengunci hattrick juara, Persib pun langsung melakukan konvoi pada Minggu (24/5/2026).
Akan tetapi, saat konvoi ini justru nasib nahas dialami oleh Frans Putros karena ia kehilangan telepon genggamnya.
Hilangnya HP Frans Putros ini bahkan disampaikan oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan para pemain Persib juga kompak mengumumkan hal ini.
Tak sedikit pemain Persib yang mengumumkan bahwa pemain Timnas Irak tersebut kehilangan HP dan berharap yang ketemu bisa segera mengembalikan.
Setelah insiden hilangnya HP Frans Putros, pemain Persib dikabarkan trauma, sehingga tak jadi hadir dalam syukuran.
Hal ini disampaikan manajer Persib, Umuh Muchtar yang hadir dalam syukuran dan meminta maaf karena pemain tak bisa hadir.
Ini karena para pemain merasa trauma karena Frans Putros kehilangan HP. Bahkan kabarnya kaca mata Andrew Jung juga hilang.
"Pemain banyak yang trauma waktu konvoi di Bandung," ujar Umuh Muchtar sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Tribun Jabar, Senin (25/5/2026).
"Banyak yang kehilangan handphone, mohon maaf batal hadir," ucapnya.
Walaupun para pemain Persib gagal datang, syukuran ini tetap membuat warga dan bobotoh sangat tinggi.
Bobotoh tetap memeriahkan syukuran ini dan merayakan keberhasilan Persib meraih gelar untuk ketiga kalinya.
Setelah meraih gelar juara ini, manajemen Persib saat ini tengah fokus untuk bisa terus bekerja sama dengan Bojan Hodak.
Persib berharap Bojan Hodak masih bisa melatih Maung Bandung untuk musim depan dengan harapan sang pelatih bisa bawa tim meraih gelar kembali.
Ini disampaikan Umuh Muchtar setelah Persib sukses mengunci gelar juara ketiga secara beruntun usai menahan imbang Persijap Jepara dalam laga pekan terakhir.
"Mudah-mudahan pelatih (Bojan Hodak) masih bersama-sama kita dan ke depan kita bisa juara keempat kali," kata Umuh Muchtar.
Pria yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat tersebut pun mengungkapkan bahwa generasi pemain emas ini diharapkan bisa ditahan.
"Harusnya dong dipertahankan (para pemain juara saat ini)," jelas Umuh Muchtar.
"Tapi, semua masukan kembali dari pelatih. Semua tergantung keputusan pelatih," tuturnya.