Tokoh Pemuda Desa Jatitujuh Majalengka: Warga Segel Kantor Desa Karena Sudah Terlalu Kecewa
Mutiara Suci Erlanti May 25, 2026 10:11 PM

 

Laporan Adim Mubaroq 


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Aksi penyegelan kantor Bale Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Senin (25/5/2026), dipicu kekecewaan warga yang menilai tidak ada pembangunan desa selama beberapa tahun terakhir.


Tokoh pemuda Desa Jatitujuh, Angga, mengatakan penyegelan dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat terhadap kepala desa yang dianggap gagal menjalankan pembangunan dan diduga tidak transparan dalam penggunaan anggaran desa.


“Karena kepala desa telah menyalahgunakan anggaran dana. Setiap tahun kita tidak ada pembangunan sama sekali,” kata Angga di lokasi aksi.

Baca juga: Kantor Desa Jatitujuh Majalengka Disegel Warga, BPD Akui Tak Pernah Terima Laporan Dana Desa


Menurutnya, masyarakat merasa kecewa karena sejak tahun 2024 hingga 2026 tidak ada pembangunan yang dirasakan warga.

Kondisi itu memicu kemarahan masyarakat hingga akhirnya melakukan penyegelan kantor desa.


“Ini bentuk protes masyarakat. Dari tahun 2024 sampai 2026 tidak ada pembangunan sama sekali,” katanya.

KANTOR DESA JATITUJUH DISEGEL - Sejumlah warga Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka melakukan aksi di kantor bale desa, Senin (25/5/2026). Kantor desa disegel warga
KANTOR DESA JATITUJUH DISEGEL - Sejumlah warga Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka melakukan aksi di kantor bale desa, Senin (25/5/2026). Kantor desa disegel warga (Tribun Cirebon/Adhim Mugni Mubaroq)


Dalam aksi tersebut, warga memasang segel di pintu kantor desa dan menutup sementara aktivitas pemerintahan di kantor bale desa.

 Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat disebut tetap berjalan dengan sistem dialihkan ke rumah aparat desa.


“Kalau pelayanan masyarakat sementara ke rumah masing-masing aparat desa saja,” ucap Angga.


Ia juga menegaskan warga tidak mengizinkan kepala desa kembali berkantor selama tuntutan masyarakat belum dipenuhi.


“Intinya kepala desa tidak boleh masuk kantor dulu. Selama masih menjabat,” tegasnya.

DATANGI KANTOR DESA JATITUJUH - Aksi ratusan warga yang mendatangi dan menyegel kantor bale desa Jatitujuh, Senin (25/5/2026)
DATANGI KANTOR DESA JATITUJUH - Aksi ratusan warga yang mendatangi dan menyegel kantor bale desa Jatitujuh, Senin (25/5/2026) (Tribun Cirebon/Adhim Mugni Mubaroq)


Menurut Angga, keresahan masyarakat sudah berlangsung cukup lama dan kini memuncak menjadi aksi terbuka.

Ia menyebut banyak warga merasa kecewa terhadap kepemimpinan kepala desa.

“Sudah terlalu banyak masyarakat yang kecewa,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.