TRIBUNNEWS.COM - Ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, memang harus terhenti di final Malaysia Masters 2026 hari Minggu (24/5/2026) lalu.
Kendati demikian, performa yang mereka tunjukkan belakangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Goh/Nur tengah di jalur yang tepat untuk kembali ke jajaran elite dunia.
Pelatih mereka, Teo Kok Siang, mengakui bahwa program latihan di markas Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) telah memberikan dampak positif bagi Goh/Nur.
Sebagai informasi, Goh/Nur merupakan pemain profesional yang mendapat undangan spesial dari BAM untuk mencicipi latihan di markas Pelatnas Malaysia.
Sesi latihan intensif ini sengaja digelar sebagai persiapan mereka memperkuat tim Negeri Jiran pada Thomas Cup 2026 di Horsens, Denmark, bulan lalu.
Porsi latihan ekstra dengan intensitas tinggi tersebut terbukti langsung membuahkan hasil manis.
Goh/Nur tampil menggila dengan sukses menembus babak semifinal Thailand Open 2026.
Kedigdayaan mereka berlanjut saat berlaga di hadapan publik sendiri pada ajang Malaysia Masters 2026.
Dalam turnamen BWF Super 500 tersebut, mereka nyaris mengunci gelar juara kedua mereka tahun ini sebelum akhirnya harus puas menyandang status runner-up.
Baca juga: Seret Nama Sabar/Reza, Ganda Putra Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
Menurut pandangan Teo Kok Siang, keputusan melebur ke markas latihan nasional telah memberikan keuntungan bagi anak asuhnya.
Di sana Goh/Nur mendapatkan atmosfer kompetisi internal yang jauh lebih hidup dengan kehadiran sparring partner yang jauh lebih kuat dan bervariasi.
Melihat dampak ini, Kok Siang menyusun rencana jangka panjang.
Ia berniat untuk terus memboyong anak asuhnya tersebut melakoni latihan berkala di BAM dari waktu ke waktu.
Langkah ini dinilai sangat krusial, terlebih karena Goh/Nur juga diproyeksikan untuk menjadi salah satu tulang punggung Malaysia dalam Asian Games 2026 di Nagoya, September mendatang.
"Saya menilai program ini sangat membantu kami karena kami berkesempatan untuk berlatih secara langsung dengan para pemain yang memiliki kualitas tinggi."
"Secara khusus, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada BAM karena telah memberikan izin bagi kami untuk bergabung dalam sesi sparring ini."
"Rencana saya ke depan adalah terus melanjutkan kerja sama reguler seperti ini," ungkap Teo Kok Siangmengutip The Star.
Meski gagal mengonversi momentum di rumah sendiri menjadi gelar juara, Kok Siang menegaskan bahwa mentalitas Goh/Nur sama sekali tidak goyah.
Alih-alih meratapi kegagalan di Malaysia Masters, ganda putra andalan Negeri Jiran ini langsung mengalihkan fokus penuh demi menatap turnamen besar berikutnya.
Goh/Nur kini bersiap menatap ajang Singapore Open 2026 yang bergulir pekan ini.
Kemudian mereka langsung melanjutkan tur berat mereka ke turnamen level Super 1000, Indonesia Open 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 7 Juni mendatang.
"Saya rasa kekalahan kemarin tidak memengaruhi mental mereka. Saya sangat percaya bahwa para pemain akan selalu habis-habisan dan bertarung sengit dalam setiap pertandingan."
"Tugas kami sekarang adalah untuk terus mencoba dan membantu mereka agar bisa meraih hasil yang jauh lebih konsisten di turnamen-turnamen berikutnya," pungkas sang pelatih.
(Tribunnews.com/Niken)