TRIBUNNEWS.COM - Persib Bandung resmi memasuki era baru. Setelah tiga musim penuh prestasi dengan hattick juara bersama Bojan Hodak, kursi pelatih kepala kini berganti.
Bojan Hodak berganti peran menjadi penasehat klub, sedangkan posisi pelatih kepala Persib dipercayakan kepada sosok yang selama ini menjadi tangan kanannya, yakni Igor Tolic.
"Sebagai bagian dari struktur jangka panjang klub, Bojan Hodak akan tetap berada dalam ekosistem Shareholders Group sebagai Technical Advisor."
"Di saat yang bersamaan, PERSIB resmi menunjuk Igor Tolic sebagai Head Coach baru untuk memimpin tim pada musim 2026/2027," tulis Persib dalam laman resmi klub.
Keputusan tersebut diambil manajemen Persib sebagai bagian dari kesinambungan proyek tim yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi Bobotoh, nama Igor Tolic memang belum sepopuler Bojan Hodak. Namun di internal tim, pelatih asal Kroasia itu bukan sosok asing.
Baca juga: Persib Ganti Pelatih, Bojan Hodak Jadi Penasehat Klub, Igor Tolic Naik Jabatan
Sejak bergabung pada 2024, Igor menjadi tangan kanan Bojan dalam mengawal Persib mendominasi sepak bola Indonesia, termasuk meraih gelar juara Liga 1 dan tampil kompetitif di level Asia.
Igor terlibat langsung dalam proses pengembangan tim. Ia juga mengetahui bagaimana dinamika ruang ganti, metodologi latihan, hingga perjalanan tim menuju berbagai pencapaian penting.
Dengan sosok yang sudah memahami identitas permainan Persib, diharapkan proses adaptasi tidak akan terlalu sulit menjelang musim 2026/2027.
"Coach Igor memahami kultur tim, mengenal karakter pemain, dan telah menjadi bagian dari perjalanan sukses yang diraih bersama dalam beberapa musim terakhir."
"Kami percaya kesinambungan dan adaptasi merupakan modal penting dalam menghadapi babak baru ke depan," ungkap Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.
Sebelum berkarier di dunia kepelatihan, Igor Tolic merupakan mantan pesepak bola asal Kroasia yang bermain sebagai bek.
Ia pernah memperkuat sejumlah klub seperti HNSK Moslavina dan NK Trnje Zagreb, sebelum pensiun bersama HASK Zagreb pada 2013.
Setelah gantung sepatu, Igor mulai meniti karier sebagai pelatih di sejumlah klub Kroasia.
Ia pernah menangani Hajduk Split U-19, kemudian menjadi pelatih kepala NK Osijek II pada periode 2019 hingga 2021, seperti dilansir Transfermarkt.
Kariernya kemudian berlanjut bersama NK Kustosija, meski masa kerjanya di klub tersebut tidak berlangsung lama.
Petualangan berikutnya membawa Igor ke Mesir untuk melatih Wadi Degla pada 2022 hingga 2024.
Pengalaman di berbagai level itu membuat Igor dikenal sebagai pelatih yang cukup fleksibel dan dekat dengan pendekatan modern sepak bola Eropa.
Di Persib, sosok kelahiran Gradacac, Yugoslavia 25 September 1977 ini awalnya datang sebagai asisten Bojan Hodak menggantikan Goran Paulic.
Meski berada di belakang layar, perannya cukup penting dalam menjaga stabilitas permainan Persib di berbagai ajang, mulai Liga 1, Piala Presiden, hingga AFC Champions League 2.
Selama menjadi asisten, Igor juga beberapa kali dipercaya memimpin tim langsung di pinggir lapangan saat Bojan absen karena hukuman akumulasi kartu.
Igor tercatat tiga kali menggantikan peran Bojan Hodak di pinggir lapangan langsung saat sang pelatih absen.
Dari tiga laga itu, Persib mencatat dua kemenangan dan satu kekalahan. Dua kali lawan yang dihadapi adalah PSM pada musim 2024/2025 dan 2025/2026.
Sementara satu kekalahannya didapat saat Persib bermain di kandang Malut United pada Desember tahun lalu, kalah 2-0.
Baca juga: Persib Bandung Juara Liga 1, Bakal Lawan Siapa di Play-Off AFC Champions League Two?
Secara taktik, Igor memiliki lisensi UEFA Pro dan dikenal menyukai formasi 4-3-3 dengan pendekatan permainan yang disiplin.
Gaya itu tidak terlalu berbeda dengan identitas permainan yang dibangun Persib selama era Bojan Hodak.
Karena itu, promosi Igor dinilai sebagai langkah aman sekaligus strategis bagi Persib.
Klub tidak perlu melakukan perubahan besar yang berisiko mengganggu stabilitas skuad yang sudah terbentuk.
Apalagi sebelumnya Bojan Hodak sempat mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen pemain Persib musim lalu akan tetap bertahan. Situasi tersebut membuat proses adaptasi Igor diperkirakan tidak akan terlalu sulit.
Kini tantangan terbesar Igor adalah membuktikan dirinya bukan sekadar “tangan kanan” Bojan Hodak.
Ia juga mesti membuktikan sebagai sosok yang mampu membawa Persib tetap kompetitif dan mempertahankan DNA juara di tengah ekspektasi besar Bobotoh.
Nama Lengkap: Igor Tolic
Tanggal Lahir: 25 September 1977
Tempat Lahir: Gradacac, Yugoslavia (sekarang Bosnia & Herzegovina)
Kewarganegaraan: Kroasia
Tinggi Badan: 1,82 meter
Formasi Utama: 4-3-3 Defending
(Tribunnews.com/Tio)