TRIBUNSHOPPING.COM - AC menjadi salah satu perangkat elektronik yang penting untuk menjaga kenyamanan ruangan, terutama saat cuaca panas.
Tetapi, banyak orang pernah mengalami masalah AC bocor hingga air menetes dari unit indoor.
Selain mengganggu, kondisi ini juga bisa merusak dinding, plafon, hingga perabot di sekitar AC.
Kebocoran pada AC sebenarnya bisa dicegah sejak awal jika pengguna rutin melakukan perawatan sederhana.
Sayangnya, masih banyak yang menganggap masalah tetesan air sebagai hal sepele, padahal jika dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar pada sistem pendingin.
Baca juga: Jarang Diketahui, Cek 7 Keunggulan AC Inverter selain Hemat Listrik
Agar AC tetap bekerja optimal dan bebas bocor, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu lakukan secara rutin.
1. Rutin Membersihkan Filter AC
Filter AC yang kotor menjadi salah satu penyebab utama AC bocor.
Debu yang menumpuk dapat menghambat aliran udara sehingga evaporator menjadi terlalu dingin dan membeku.
Ketika es mencair, air bisa meluber dan menetes dari unit indoor.
Idealnya, filter dibersihkan setiap dua minggu sekali, terutama jika AC digunakan setiap hari.
Caranya cukup mudah, yaitu membuka penutup AC lalu mencuci filter menggunakan air bersih. Setelah kering, pasang kembali filter dengan benar agar aliran udara kembali lancar.
Baca juga: 5 Rekomendasi AC Inverter 1 PK, Harga Mulai Rp 3 Jutaan
2. Pastikan Saluran Pembuangan Tidak Tersumbat
AC memiliki saluran drainase untuk membuang air hasil kondensasi.
Apabila saluran ini tersumbat oleh debu, lumut, atau kotoran, air tidak dapat mengalir dengan baik dan akhirnya meluap ke dalam ruangan.
Untuk mencegah hal ini, lakukan pengecekan pada selang pembuangan secara berkala. Pastikan air dapat mengalir lancar tanpa hambatan.
Jika terlihat kotor, segera bersihkan menggunakan semprotan air atau vakum khusus agar saluran kembali normal.
3. Jangan Mengatur Suhu Terlalu Rendah
Banyak orang mengatur suhu AC terlalu dingin agar ruangan cepat sejuk.
Padahal, suhu yang terlalu rendah dapat membuat evaporator membeku dan memicu kebocoran air saat es mencair.
Gunakan suhu ideal sekitar 24–26 derajat Celsius agar AC tetap efisien dan tidak bekerja terlalu berat.
Selain lebih aman, pengaturan suhu yang tepat juga membantu menghemat konsumsi listrik.
Baca juga: 6 Rekomendasi AC Low Watt Harga Rp 2 Jutaan, Cocok untuk Kamar
4. Lakukan Servis AC secara Berkala
Servis rutin sangat penting untuk menjaga performa AC tetap optimal.
Teknisi biasanya akan membersihkan bagian evaporator, blower, hingga saluran pembuangan yang sulit dijangkau sendiri.
Servis berkala juga membantu mendeteksi kerusakan sejak dini, seperti freon berkurang atau komponen yang mulai bermasalah.
Sebaiknya lakukan servis minimal setiap 3–6 bulan sekali, tergantung intensitas penggunaan AC.
5. Pastikan Posisi Instalasi AC Sudah Benar
Posisi pemasangan AC yang miring bisa menyebabkan air tidak mengalir menuju saluran pembuangan.
Akibatnya, air menumpuk di dalam unit indoor lalu menetes ke lantai atau dinding.
Oleh karena itu, pemasangan AC sebaiknya dilakukan oleh teknisi berpengalaman.
Unit indoor harus dipasang dengan posisi yang tepat agar sistem drainase bekerja optimal dan air dapat mengalir keluar dengan lancar.
Baca juga: 10 Kesalahan Pemakaian AC yang Bikin Tagihan Listrik Membengkak
6. Hindari Penggunaan AC Terlalu Lama Tanpa Istirahat
Penggunaan AC nonstop dalam waktu lama dapat membuat mesin bekerja terlalu berat. Kondisi ini bisa memicu pembentukan es berlebih pada evaporator yang akhirnya menyebabkan kebocoran air.
Jika memungkinkan, beri jeda penggunaan beberapa saat agar AC tidak terus bekerja tanpa henti.
Selain membantu mencegah bocor, cara ini juga dapat memperpanjang usia pemakaian AC.
7. Rutin Cek Kondisi Freon
Freon yang kurang ternyata juga dapat menyebabkan evaporator membeku.
Saat bunga es mencair, air bisa menetes dari AC dan membuat ruangan menjadi basah.
Dengan begitu, lakukan pengecekan freon secara rutin melalui teknisi terpercaya.
Jika tekanan freon mulai berkurang, segera lakukan pengisian agar sistem pendingin kembali normal dan AC tidak mudah bocor.
Baca juga: Review Lengkap AC Portable 0,5 PK Gree GPC-05P2, Kelebihan dan Kekurangan
8. Bersihkan Area Sekitar Outdoor AC
Unit outdoor yang kotor atau tertutup debu dapat mengganggu proses pembuangan panas.
Akibatnya, kinerja AC menjadi tidak maksimal dan berpotensi memicu masalah pada sistem pendingin, termasuk kebocoran.
Pastikan area outdoor memiliki sirkulasi udara yang baik dan bebas dari tumpukan debu, daun, atau benda lain yang menghambat kerja AC.
Mencegah AC bocor sebenarnya tidak sulit jika dilakukan dengan perawatan yang tepat dan rutin.
Membersihkan filter, menjaga saluran drainase tetap lancar, hingga melakukan servis berkala merupakan langkah sederhana yang sangat efektif untuk menghindari tetesan air dari AC.
Selain membuat ruangan tetap nyaman, AC yang terawat juga lebih awet, hemat listrik, dan bekerja lebih optimal.
Dengan perhatian kecil secara rutin, masalah AC bocor bisa diminimalkan sehingga perangkat pendingin di rumah tetap nyaman digunakan setiap hari.
Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.
(TribunShopping.com/Nina Yuniar)