Fakta Wedding Organizer Marwah di Jakarta Timur, Diduga Gelapkan Uang Pengantin
Tiara Shelavie May 26, 2026 07:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Polres Metro Jakarta Timur masih menyelidiki dugaan penipuan yang dilakukan wedding organizer (WO) Marwah Catering Service.

Kondisi kantor yang beralamat di Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur sudah kosong.

Kasus penipuan dilaporkan pasangan pengantin bernama Feny Indah Fitria (32) dan Rinaldy (32).

Mereka mengalami kerugian Rp85 juta setelah pesta pernikahan tanpa katering dan dekorasi.

Berdasarkan kesaksian karyawan, perabotan WO sudah dipindahkan dan papan bertuliskan Marwah Catering Service telah dicopot.

WO Marwah sudah beroperasi sejak Desember 2025.

Manajemen internal diduga kurang stabil karena karyawannya sering berganti-ganti.

Awalnya, kondisi WO cukup ramai namun mulai menurun sekitar bulan Maret 2026.

Baca juga: Ditipu WO Marwah Catering Service, Pengantin di Bekasi Gelar Akad Tanpa Dekorasi dan Katering

Salah satu karyawan bernama Iman mengaku tidak menerima upah selama bekerja di WO Marwah.

Iman telah mengerjakan puluhan acara pernikahan dan berada di bagian dekorasi.

Ia dijanjikan gaji bulanan serta bonus setiap event.

Diduga pemilik WO kabur meninggalkan banyak utang serta tunggakan karyawan.

“Kalau (awalnya) sampai 70 orang (karyawan), sekarang tinggal 3 orang,” ungkapnya, Minggu (24/5/2026).

Korban Buat Laporan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, menerangkan laporan kasus penipuan dibuat pada Minggu (24/5/2026),

“LP sudah dibuat, otomatis kita melakukan kegiatan penyelidikan terlebih dahulu, kita sudah mengklarifikasi tiga orang saksi, terdiri dari dua korban suami istri, sama satu itu saudara si pengantin perempuan,” paparnya, Senin (25/5/2026).

Kantor WO di JGC telah didatangi untuk melakukan verifikasi.

“Kita mau cek kantornya di JGC seperti apa, katanya kan si korban sempat fitting baju di kantornya di JGC, kita mau cek dulu ke sana, bener nggak ada kantornya di sana,” lanjutnya.

Baca juga: Pengantin di Bekasi Jadi Korban Penipuan WO, Tamu Disajikan Makanan Kaki Lima dan Air Minum

Pemilik WO berinisial R tak dapat dihubungi sehari sebelum acara pernikahan.

Modus penipuan WO yakni menjanjikan fasilitas lengkap untuk acara resepsi mulai sewa gedung, dekorasi serta katering.

WO meminta korban mentransfer uang pembayaran jauh-jauh hari sebelum acara berlangsung. 

Ketika hari pernikahan tiba, WO tidak memenuhi kewajibannya dan diduga melarikan diri.

Pernikahan Tanpa Katering

Sementara itu, Aldi tak menyangka pihak WO menghancurkan pesta pernikahan.

"Karena tahu kita korban, dia (pengelola) nyediain fasilitas untuk akad, satu jam dua jam. Alhamdulilahnya, kita tetap berjalan," bebernya, Minggu (23/5/2026), dikutip dari TribunJakarta.com.

Menurutnya, pegawai dekorasi dan katering telah tiba di lokasi tapi pulang karena pembayaran belum diselesaikan pihak WO.

Baca juga: Modus Penipuan Proyek Kopdes Merah Putih di Boyolali, Kontraktor Alami Kerugian Rp1,2 Miliar

Keluarga pengantin terpaksa membeli makanan dari luar untuk menjamu tamu.

"Sama sekali enggak ada makanan. Itu makanan yang ada disediakan untuk tamu dibeli secara pribadi semua yang ada, ya mendadak semua ya. Mendadak semua," jelasnya.

Mereka merasa ditipu bahkan kantor WO diduga palsu.

"Pas hari H itu yang ada hanya MUA (make up artist), dia bersedia hadir, datang. Terus sama MC-nya juga bersedia hadir, sama hairdo-nya juga bersedia hadir, satu lagi untuk attire-nya," tuturnya.

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJakarta.com/Bima Putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.