Mikel Arteta Ungkap Alasan Arsenal Tumbang dari Manchester City
Budi Santoso May 26, 2026 12:31 PM

Harapan Arsenal untuk mengakhiri rentetan tiga musim finis di posisi kedua Liga Premier dan menuntaskan penantian gelar selama 22 tahun mendapat pukulan besar pada hari Minggu, setelah mereka kalah 2-1 dari Manchester City.


Laga di Stadion Etihad tersebut sejak lama telah dianggap sebagai pertandingan penting dalam perebutan gelar musim ini, namun The Gunners gagal menghentikan tren negatif mereka setelah hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.


Arsenal sempat membalas cepat setelah Rayan Cherki membawa tim asuhan Pep Guardiola unggul lebih dulu, dengan Kai Havertz menyamakan kedudukan pada menit ke-18. Namun, Erling Haaland memastikan kemenangan tuan rumah lewat golnya di menit ke-65.


Setelah menyaksikan timnya gagal menyamakan kedudukan, Mikel Arteta menegaskan bahwa kekalahan tersebut ditentukan oleh detail kecil saat ia mencoba menjelaskan hasil pertandingan.


“Saya tidak melihat ada perbedaan antara kedua tim,” ujar pelatih asal Spanyol itu kepada Sky Sports usai pertandingan.


“Ada beberapa faktor. Salah satunya adalah keberuntungan, apakah bola masuk atau tidak. Gol kedua bola sempat berbelok arah dan jatuh ke Haaland.”


“Ada juga faktor kualitas individu, dan pada momen seperti itu, pemain harus tetap tenang, presisi, dan kejam. Itulah yang dibutuhkan.”


Setelah kekalahan menyakitkan dari Bournemouth akhir pekan lalu, Arteta menilai para pemainnya tampil lebih baik di Etihad.


“Anda bisa melihat dari awal hingga akhir pertandingan bagaimana sikap tim,” tambahnya. “Kami mungkin bisa sedikit lebih tenang di beberapa momen, tapi kami berhasil membawa permainan ke arah yang kami inginkan dan memiliki peluang besar untuk menang.”


“Kami sangat dekat, tetapi belum cukup dekat. Sekarang kami harus menerima bahwa kami kehilangan kesempatan besar hari ini. Masih ada lima pertandingan tersisa, kami harus mengatur ulang dan bangkit lagi karena banyak hal positif yang bisa diambil dari laga ini.”


Kekalahan ini membuat Arsenal, yang telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dari City, kini hanya unggul tiga poin. Tim asuhan Guardiola akan bertandang ke Burnley pada Rabu malam, dan kemenangan di sana akan membawa mereka ke puncak klasemen dengan hanya lima laga tersisa.


Berbicara kepada program Match of the Day di BBC, pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan bahwa keyakinan dalam timnya masih kuat.


“Seratus persen,” katanya. “Saya mengatakan kepada para pemain, kita harus bercermin dan melihat tim yang kita hadapi, sejarah mereka, bagaimana mereka bisa bangkit setelah tertinggal satu gol. Ada banyak hal yang bisa dipelajari. Perbedaannya ada di kedua kotak penalti, itu sudah pasti.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.