Grid.ID – Kabar membanggakan datang dari pasangan selebriti Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag. Putra sulung mereka, El Barack Alexander, baru saja resmi menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar (SD). Tak sekadar lulus, El Barack menorehkan prestasi akademik yang luar biasa hingga membuat sang ibunda merasa sangat bersyukur.
Jessica Iskandar atau yang akrab disapa Jedar, menceritakan momen kelulusan putranya
yang digelar di gedung Sampoerna.
"Tadi semua orang tua diundang buat melihat anak-anaknya pindahin toga, terima rapor, dan ijazah SD. Ya, seperti graduation pada umumnya," ujar Jedar di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, pada Selasa (26/5/2026).
Prestasi Hasil Kerja Keras Sendiri, Tanpa Guru Les
Saat ditanya mengenai hasil belajar El Barack selama di bangku SD, Jedar sempat berseloroh karena merasa sangat bangga dengan pencapaian sang putra. Ia mengungkapkan bahwa El berhasil menyapu bersih semua mata pelajaran dengan nilai tertinggi.
"Aduh, takut sombong, tapi nilainya bagus banget. Jadi nilainya A semua, terus ada bintang-bintangnya juga," ungkap Jedar.
Menariknya, prestasi tersebut diraih El Barack murni dari hasil belajarnya di sekolah tanpa bantuan guru les privat atau tambahan pelajaran di luar sekolah. Jedar mengaku bahwa El adalah tipe anak yang belajar secara otodidak dan memiliki kesadaran diri yang sangat tinggi.
"Dia memang anak yang pintar. Aku dan Vincent merasa beruntung banget punya anak seperti El Barack karena dia bisa bertanggung jawab," papar Jedar.
"Enggak perlu diajarin, enggak perlu dibimbing belajar, enggak ada ikut les apa-apa, tapi nilainya bisa bagus banget," tuturnya.
Kedisiplinan yang Bikin Orang Tua Speechless
Selain prestasi akademik, kemandirian El Barack juga patut diacungi jempol. Jedar menceritakan bagaimana disiplinnya sang putra dalam menyiapkan keperluan sekolah setiap hari. El terbiasa bangun pagi buta tanpa perlu bantuan orang dewasa.
"Aku tuh speechless-nya karena El kalau sekolah bangunnya jam 6 pagi. Jam 6.30 dia sudah berangkat, padahal aku belum bangun. Itu enggak dibangunin, dia siapin semua keperluannya sendiri," kata Jedar.
Bahkan, meski sekolah baru dimulai pukul 08.00 WIB, El bersikeras untuk berangkat lebih awal.
"Aku pernah tanya kenapa berangkat jam setengah tujuh, katanya, 'I just want to be early'. Dia cuma pengen datang lebih awal saja," pungkasnya.
Melihat sifat El yang sudah sangat bertanggung jawab, Jedar mengaku tidak perlu menjadi orang tua yang keras. Ia lebih banyak memberikan kepercayaan kepada El untuk mengatur waktunya sendiri. Satu-satunya pengawasan ketat yang dilakukan Jedar adalah mengenai penggunaan perangkat elektronik.
"Kita batasin main gadget itu cuma boleh di Jumat, Sabtu, dan Minggu. Jumat satu jam, Sabtu satu jam, dan Minggu dua jam. Di luar itu, dia fokus ke sekolah," jelasnya.