Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ragil, sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto, akan dipotong di Masjid Babussalam, Dusun Salam, Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu (27/5/2026).
Sapi kurban asal Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar itu akan dikirim dengan pengawalan ketat.
Bahkan, proses pengiriman hingga pemotongan Ragil tidak diperbolehkan ditonton secara massal. Masjid Babussalam sendiri berada di wilayah RT 03, RW 07, Dusun Salam, Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.
Ketua RT 03 RW 07 Dusun Salam, Sarkun, mengatakan Ragil dijadwalkan tiba di Masjid Babussalam pada Selasa (26/5/2026) sore.
“Sapi dari Pak Presiden akan diserahkan di Masjid Babussalam, namun untuk jam berapa tiba tidak bisa ditentukan, yang penting nanti sore,” kata Sarkun, Selasa (26/5/2026).
Ia mengatakan, panitia sebenarnya tidak melakukan persiapan khusus dalam menyambut kedatangan Ragil. Namun, panitia diminta tetap siaga untuk mengamankan lokasi dari warga yang ingin melihat langsung sapi kurban milik Presiden.
Baca juga: Kasus PMK di Boyolali Tak Buat Permintaan Lesu, Pedagang Sapi Justru Kehabisan Stok H-2 Idul Adha
“Karena dia tidak boleh ditonton, sehingga kami dari panitia standby dan mengamankan dari penonton atau pengunjung jika sapi sudah datang ke sini,” ujarnya.
Menurut Sarkun, pengamanan ketat tersebut dilakukan sesuai arahan dari Dispertan PP Kabupaten Karanganyar.
Ia menambahkan, saat penyerahan di Masjid Babussalam nanti, Ragil akan ditemani pemilik lamanya, Sugiarto.
“Karena sapi tersebut dari pawangnya atau yang punya, jadi mungkin sapi tidak begitu takut. Jadi berbeda jika yang memegang orang lain,” katanya.
Selain Ragil, Masjid Babussalam juga akan menyembelih hewan kurban milik warga. Tahun ini, terdapat 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang akan disembelih bersama sapi kurban dari Presiden.
“Biasanya setiap tahun mengadakan 2 sapi, namun karena tahun ini dapat dari Pak Presiden, sapi yang biasa disiapkan warga dipending untuk tahun depan,” kata dia.
Daging kurban dari Presiden nantinya akan dibagikan kepada warga satu kebayanan serta perangkat Desa Ngunut. Panitia menyiapkan sekitar 200 paket daging untuk masyarakat.
“Intinya akan dibagikan ke satu kampung, satu kebayanan, dan perangkat desa. Nantinya, distribusi daging kurban akan dilakukan dengan mendatangi setiap rumah,” ujar dia. (*)