Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Dugaan kekerasan seksual terhadap perempuan penyandang disabilitas terjadi di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, saat korban berada seorang diri di rumah karena kedua orang tuanya pergi bekerja.
Polisi menyebut korban diduga menjadi sasaran pelaku yang masih merupakan tetangganya sendiri.
Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo, mengatakan korban berinisial K (22), warga Kecamatan Sidoharjo. Sementara terduga pelaku adalah TM (57).
“Ayahnya sedang ke sawah dan ibunya ke pasar. Korban saat itu sedang menjemur pakaian,” ujar Agung, Selasa (26/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut terjadi pada 14 Mei 2026 lalu.
Saat itu, pelaku datang ke rumah korban dengan alasan hendak menjenguk nenek korban yang sedang sakit.
Setelah dipersilakan masuk ke dalam rumah, pelaku diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban yang saat itu sendirian.
Polisi juga mengungkap adanya dugaan pelecehan fisik dalam kasus tersebut.
Namun, penyidik masih menunggu hasil visum guna memastikan kemungkinan tindak pidana lain.
Baca juga: Perempuan Disabilitas di Sidoharjo Wonogiri Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Tetangga Sendiri
Menurut Agung, korban sempat mendapat ancaman dari pelaku agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya.
“Korban diancam dibunuh jika melaporkan hal itu kepada orang tuanya,” kata Agung.
Meski demikian, korban akhirnya berani mengungkap kejadian yang dialaminya kepada kedua orang tuanya.
Keluarga korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.
“Orang tua korban kemudian melaporkannya kepada kepolisian,” lanjutnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Wonogiri telah mengamankan terduga pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Saat ini pelaku sudah kita amankan,” pungkas Agung.
(*)