Sosok dan Pekerjaan Anggi Aulia Arsyad Tewas Dibuang dari Atas Jalan Tol Bogor Usai Ngopi Bareng
Rusaidah May 26, 2026 06:28 PM

 

POSBELITUNG.CO -- Kematian Anggi Aulia Arsyad menggegerkan warga Bogor, Jawa Barat.

Wanita muda asal Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia secara tragis di kawasan Simpang Yasmin, Bogor.

Kepergian Anggi yang yatim piatu menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, hingga rekan kerjanya.

Diketahui wanita berusia 25 tahun itu diketahui bekerja sebagai staf di sebuah kantor hukum di kawasan Depok, Jawa Barat.

Selama hidupnya Anggi dikenal sebagai pribadi baik, ramah, dan pekerja keras.

Di lingkungan kerjanya, Anggi dikenal sebagai pegawai yang disiplin dan profesional dalam menjalankan tugas.

Rekan-rekan sekantornya mengaku terkejut saat mendengar kabar meninggalnya Anggi.

Baca juga: Biodata Darmawan Prasodjo, Dirut PLN Hartanya Rp110 Miliar, Disorot Listrik Padam Massal di Sumatra

Sebab, selama ini tidak ada gelagat mencurigakan yang diperlihatkan korban.

Anggi juga disebut memiliki rutinitas yang normal seperti pekerja kantoran pada umumnya. 

Ia dikenal rajin bekerja dan jarang terlibat masalah.

Tak hanya itu, sosok Anggi juga dikenal tertutup soal kehidupan asmara.

Bahkan, rekan kerja mengaku tidak pernah melihat dirinya dijemput seorang pria.

Karena itulah, kabar soal hubungan Anggi dengan pria berinisial MF membuat banyak orang terkejut.

Polisi sendiri menyebut MF merupakan teman korban, meski beberapa informasi menyebut pria tersebut adalah mantan kekasih Anggi.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Anggi sempat berpamitan kepada keluarga untuk keluar rumah.

Ia diketahui pergi pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat itu, Anggi mengaku hendak ngopi dan bertemu seorang teman.

Korban pergi menggunakan mobil Toyota Yaris berwarna oranye dengan nomor polisi B 2903 SKK.

Namun, tak ada yang menyangka kepergian malam itu menjadi momen terakhir bagi Anggi.

Beberapa jam kemudian, tepatnya Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 01.15 WIB, Anggi ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Bogor.

Korban ditemukan dengan mata tertutup kain dan terdapat luka sayatan di bagian leher.

Kasus ini pun langsung menggegerkan warga sekitar sekaligus memicu perhatian publik di media sosial.

Di tengah ramainya pembahasan soal kasus tersebut, unggahan terakhir Anggi di media sosial ikut menjadi sorotan.

Sebelum meninggal dunia, Anggi sempat menuliskan kalimat singkat bernada reflektif, yakni “Cuma 1 nyawa”.

Postingan itu kini ramai dikaitkan netizen sebagai firasat sebelum kematiannya yang tragis.

Sementara itu, berdasarkan hasil penelusuran polisi dan rekaman CCTV, tubuh Anggi diduga dibuang dari atas Tol BORR oleh pelaku berinisial MF.

Dugaan tersebut membuat publik semakin geram lantaran korban diduga menjadi korban pembunuhan sadis oleh orang yang dikenalnya sendiri.

Keluarga dan orang-orang terdekat Anggi pun berharap kasus tersebut dapat diusut tuntas.

Mereka meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman setimpal kepada pelaku atas kematian tragis wanita muda tersebut.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait motif pelaku melakukan tindakan keji tersebut.

Sementara itu, kepergian Anggi meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya yang selama ini mengenal korban sebagai sosok perempuan baik dan penuh semangat dalam bekerja.

Sosok dan Pekerjaan Anggi Aulia

Anggi diketahui merupakan anak yatim piatu yang telah kehilangan kedua orang tuanya sejak masih kecil. 

Sosok yang selama ini menggantikan peran orang tua korban, Samsudin, mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian keponakannya itu.

"Kebetulan saya pengganti orang tuanya, saya juga omnya merangkap orang tua. Almarhumah ini adalah keponakan saya, anak dari kakak saya, kebetulan ibunya itu saudara dengan saya dan kedua orang tuanya sudah meninggal," kata Samsudin kepada wartawan, dilansir dari Kompas.com, Minggu (24/5/2026).

20260526 ANGGI AULIA2
WANITA TEWAS -- Sosok Anggi Auliya wanita tewas di jalanan Bogor. Sebelum ditemukan meninggal dunia, Anggi sempat berpamitan kepada keluarga untuk keluar rumah. (Threads/@anggiauliya_aaa)

Di mata keluarga dan rekan kerja, Anggi dikenal sebagai perempuan mandiri yang tekun bekerja. 

Perempuan kelahiran Makassar, 10 Agustus 2000 itu bekerja sebagai staf di sebuah kantor hukum di wilayah Depok, Jawa Barat.

Kerja kerasnya selama ini bahkan membuat Anggi mampu memiliki kendaraan pribadi di usia muda. 

Hal itulah yang membuat keluarga menduga pelaku sudah memiliki niat jahat sejak awal.

"Almarhum anak saya ini sudah rezekinya dibukakan sama Allah, dia sudah kerja punya mobil sendiri, dia udah punya motor mungkin temannya melihat di IG, FB atau statusnya," katanya.

Kecurigaan keluarga mengarah pada dugaan perampasan barang milik korban yang telah direncanakan sebelumnya.

"Seorang penjahat kalau melihat yang wah-wah kalau pikirannya jahat pasti ada akan dilaksanakan dan apalagi almarhum sudah diajak ngopi," ujar Samsudin.

Sebelum pergi malam itu, keluarga sebenarnya sempat mengingatkan Anggi agar tidak pulang terlalu larut. 

Korban juga memilih meninggalkan sepeda motornya di rumah dan pergi menggunakan mobil pribadi.

Pihak keluarga membantah isu yang menyebut pelaku adalah pacar korban. 

Baca juga: 7 Contoh Khutbah Idul Adha 2026 Singkat Padat Menyentuh Versi MUI, Kemenag, NU dan Muhammadiyah

Menurut Samsudin, hubungan keduanya hanya sebatas teman sekolah.

"Itu (pelaku) bukan pacar. Kalau ada di media itu bukan, kalau alibi pacar saya membantah karena saya sebagai orang tua kalau dia pacar pasti tahu. Untuk itu, ini murni pelaku ada niat untuk berbuat mengambil sesuatu darinya (korban)," katanya.

Meski begitu, keluarga masih menunggu hasil resmi penyelidikan kepolisian terkait motif lengkap dalam kasus tersebut.

"Tapi saya yakin percaya motifnya adalah sudah direncanakan. Makanya harapan kami dia dikenakan pasal berlapis," ucapnya.

Detik-detik Peristiwa Terekam CCTV

Anggi Aulia Arsyad (25), gadis asal Kemang, Kabupaten Bogor, yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Simpang Yasmin, Kota Bogor. 

Kematian Anggi Aulia, yatim piatu ini menyedot perhatian publik yang ditemukan tragis.

Polisi pun menelusuri penyebab kematian Anggi Aulia yang diduga menjadi kasus pembunuhan.

Dugaan pembunuhan pun terbongkar setelah rekaman CCTV memperlihatkan tubuh korban diduga dijatuhkan dari atas Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) oleh pelaku.

Sebelum kabar duka itu datang, keluarga sama sekali tidak menaruh curiga. 

Anggi hanya berpamitan untuk bertemu teman semasa SMK dan nongkrong sambil ngopi. 

Namun beberapa jam kemudian, perempuan yang dikenal ramah dan pekerja keras itu justru ditemukan tak bernyawa di pinggir Jalan Sholeh Iskandar, Sabtu (23/5/2026) dini hari.

Korban ditemukan sekitar pukul 01.15 WIB dalam kondisi tanpa identitas maupun barang pribadi. 

Penemuan jasad tersebut langsung memicu penyelidikan aparat kepolisian.

Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya menangkap terduga pelaku di Tol Cisumdawu. 

Pelaku diketahui merupakan teman sekolah korban, bukan kekasih seperti isu yang sempat beredar di media sosial.

Keluarga korban pun terpukul. 

Anggi diketahui merupakan anak yatim piatu yang telah kehilangan kedua orang tuanya sejak masih kecil. 

Sosok yang selama ini menggantikan peran orang tua korban, Samsudin, mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian keponakannya itu.

"Kebetulan saya pengganti orang tuanya, saya juga omnya merangkap orang tua. Almarhumah ini adalah keponakan saya, anak dari kakak saya, kebetulan ibunya itu saudara dengan saya dan kedua orang tuanya sudah meninggal," kata Samsudin kepada wartawan, dilansir dari Kompas.com, Minggu (24/5/2026).

Di mata keluarga dan rekan kerja, Anggi dikenal sebagai perempuan mandiri yang tekun bekerja. 

Perempuan kelahiran Makassar, 10 Agustus 2000 itu bekerja sebagai staf di sebuah kantor hukum di wilayah Depok, Jawa Barat.

Kerja kerasnya selama ini bahkan membuat Anggi mampu memiliki kendaraan pribadi di usia muda. 

Hal itulah yang membuat keluarga menduga pelaku sudah memiliki niat jahat sejak awal.

"Almarhum anak saya ini sudah rezekinya dibukakan sama Allah, dia sudah kerja punya mobil sendiri, dia udah punya motor mungkin temannya melihat di IG, FB atau statusnya," katanya.

Baca juga: Biodata dan Harta Djaka Budhi Utama, Eks Jenderal Diduga Terima 213 Ribu SGD di Kasus Suap Bea Cukai

Kecurigaan keluarga mengarah pada dugaan perampasan barang milik korban yang telah direncanakan sebelumnya.

"Seorang penjahat kalau melihat yang wah-wah kalau pikirannya jahat pasti ada akan dilaksanakan dan apalagi almarhum sudah diajak ngopi," ujar Samsudin.

Sebelum pergi malam itu, keluarga sebenarnya sempat mengingatkan Anggi agar tidak pulang terlalu larut. 

Korban juga memilih meninggalkan sepeda motornya di rumah dan pergi menggunakan mobil pribadi.

Pihak keluarga membantah isu yang menyebut pelaku adalah pacar korban. 

Menurut Samsudin, hubungan keduanya hanya sebatas teman sekolah.

"Itu (pelaku) bukan pacar. Kalau ada di media itu bukan, kalau alibi pacar saya membantah karena saya sebagai orang tua kalau dia pacar pasti tahu. Untuk itu, ini murni pelaku ada niat untuk berbuat mengambil sesuatu darinya (korban)," katanya.

Meski begitu, keluarga masih menunggu hasil resmi penyelidikan kepolisian terkait motif lengkap dalam kasus tersebut.

"Tapi saya yakin percaya motifnya adalah sudah direncanakan. Makanya harapan kami dia dikenakan pasal berlapis," ucapnya.

Kronologi Ditemukan Tewas

Kabar meninggalnya Anggi pertama kali diterima keluarga sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, Samsudin yang tengah bekerja di Jakarta langsung diminta pulang ke Bogor setelah mendapat telepon dari kerabatnya.

Setibanya di RS Hermina Kota Bogor, ia mendapati jasad korban sudah berada di mobil jenazah.

"Saya tidak ke TKP, saya sampai jadi almarhum di atas mobil jenazah dalam kondisi utuh, tapi sudah tidak bernyawa," tuturnya.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi demi kepentingan penyidikan.

"Setelah kami menunggu surat kurang lebih 13.30 WIB, dikasih gambaran oleh dokter bahwa autopsi untuk kepentingan penyidikan. Saya juga tahu bahwa almarhumah utuh, cuma memar patah, tetapi tidak tahu isi dalamnya bagaimana, oke saya setuju," ungkapnya, dilansir dari Tribunnewsbogor.com.

KASUS WANITA TEWAS -- Keluarga wanita tewas bernama Anggi Aulia yang ditemukan tergeletak di jalanan Bogor ingin pelaku dihukum berat. (Instagram/@bintangtimur_law)

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya luka serius di sejumlah bagian tubuh korban.

"Dari situ kelihatan bahwa almarhumah meninggalnya dibuang dari atas tol," tambah Samsudin.

Baca juga: Sosok Owen Maccara, Bodyguard Nathalie Holscher Diduga Ditembak Oknum Polisi, HP Minta Dikembalikan

Polisi juga menemukan fakta penting dari rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak sebuah mobil berhenti di bahu Tol BORR sebelum seseorang diduga menjatuhkan tubuh korban ke bawah tol menuju kawasan Simpang Yasmin.

"Benar," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Bagus Azi Lesmana Putra, saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (24/5/2026).

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan tanpa identitas.

"Penemuan korban tergeletak di pinggir jalan diduga meninggal. Korban tidak ada identitas atau barang-barang pribadi dan tanpa identitas," kata Doddy saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

Pelaku Ditangkap

Setelah mengantongi petunjuk dari hasil penyelidikan dan CCTV, polisi bergerak memburu pelaku yang mencoba melarikan diri keluar kota.

Dalam proses pengejaran di jalan tol, aparat bahkan sempat memberikan tindakan tegas karena pelaku tidak mengindahkan peringatan petugas.

"Betul (mengejar mobil) karena pelaku berusaha kabur, sudah dilakukan peringatan-peringatan tidak juga dilaksanakan, agar tidak membahayakan pengguna jalan tol lainnya, maka dilakukan upaya kepolisian dan tindakan tegas terukur," tutur Bagus Azi Lesmana saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Minggu (24/5/2026).

Pelaku akhirnya berhasil diamankan di kawasan Tol arah Paseh, Sumedang, dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Jawa Barat.

"Info awal, pelaku sudah diamankan, ditangkap. Pelaku masih diamankan untuk sementara di Polda. Ya, di Polda Jabar. Ditangkapnya di tol arah Paseh," ucap Imam saat dihubungi Kompas.com, pada Sabtu (23/5/2026). 

(Tribunnewsbogor.com/Kompas.com/TribunNewsmaker.com/Bangkapos.com/Posbelitung.co)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.