TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seekor sapi jenis simmental atau swiss fleckvieh berbobot hampir satu ton di Kabupaten Pangandaran dipilih menjadi hewan kurban bantuan kemasyarakatan (banmas) atas nama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Iduladha 2026.
Sapi berbobot 970 kilogram itu rencananya disembelih pada Kamis (28/5/2026), di Dusun Karangbenda, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi.
Daging kurban nantinya dibagikan kepada ratusan warga di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Deni Rahmat mengatakan, sapi pilihan Presiden itu memiliki kondisi fisik yang sangat baik.
Selain berbadan besar, sapi dinyatakan sehat dan layak kurban setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan.
“Jenisnya sapi simmental dengan bobot hidup 970 kilogram. Warnanya dominan merah dengan bagian kepala putih. Kondisinya sehat, tidak cacat, cukup umur sekitar tiga tahun, gemuk, dan kaki kokoh serta kuat,” ujar Deni saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Diperiksa Ketat Sejak Awal
Menurut Deni, pemeriksaan terhadap sapi tersebut sudah dilakukan sejak awal penetapan calon hewan kurban bantuan Presiden.
Tim peternakan melakukan pengawasan ketat mulai dari kondisi fisik hingga pemeriksaan laboratorium.
“Pemeriksaan sudah sejak awal dan sudah dilakukan uji sampel darah sama feses. Hasilnya Alhamdulillah negatif,” katanya.
Tak hanya kesehatan, perawatan harian sapi juga diperhatikan secara serius.
Kandang dibuat kuat agar mampu menopang bobot sapi yang besar.
Baca juga: Penampakan Sapi Kurban dari Prabowo untuk Tetangganya di Hambalang Bogor, Jenis Limosin
Lantai kandang dijaga tetap kering dan tidak licin agar ternak nyaman serta aman saat bergerak.
“Kandang dibersihkan pagi dan sore. Lantainya juga ditaburi serbuk gergaji supaya tetap kering dan nyaman dipakai rebahan, jadi sapinya tidak kotor,” ucap Deni.
Untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima, sapi mendapat pakan tambahan berupa konsentrat setiap pagi dan sore.
Setelah itu, pakan hijauan seperti rumput dan jerami juga diberikan secara rutin.
Selain pemberian pakan, sapi dimandikan secara berkala setiap dua hingga tiga hari sekali menggunakan sikat agar kulit tetap bersih dan sehat.
Jadi Perhatian Warga
Ukuran sapi bantuan Presiden itu menjadi perhatian warga sekitar.
Dengan bobot mendekati satu ton, sapi tampak jauh lebih besar dibanding sapi kurban pada umumnya.
Di Pangandaran, bantuan hewan kurban dari Presiden menjadi momen yang dinantikan warga setiap Idul Adha.
Selain karena jumlah daging yang dibagikan lebih banyak, pemilihan sapi melalui pengawasan kesehatan yang ketat dari pemerintah daerah maupun provinsi.
Deni mengatakan, pihak DKM setempat sudah berkoordinasi terkait jadwal penyembelihan yang dilaksanakan Kamis.
Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena beberapa daerah lain juga melaksanakan penyembelihan di hari yang sama.
“Pihak DKM sudah konfirmasi ke ibu Bupati dan saya juga sudah konfirmasi ke DKPP Jawa Barat. Ada beberapa kabupaten dan kota lain di Jawa Barat yang juga penyembelihannya hari Kamis,” katanya.
Rencananya, daging sapi kurban bantuan Presiden itu akan dibagikan kepada masyarakat di Dusun Karangbenda.
Meski data penerima manfaat masih dalam pendataan, jumlah warga yang menerima diperkirakan mencapai lebih dari 400 orang dalam satu dusun.
Sumber: Kompas.com