TRIBUNWOW.COM - Manchester City telah bergerak cepat untuk mengamankan masa depan mereka setelah era legendaris Pep Guardiola berakhir.
Enzo Maresca, mantan pelatih Chelsea, dilaporkan telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun untuk menjadi manajer baru di Etihad Stadium, Selasa (26/5/2026).
Kesepakatan ini akan mengikat pria asal Italia berusia 46 tahun tersebut hingga tahun 2029.
Dikutip dari Mirror.co.uk, langkah cepat ini diambil hanya beberapa hari setelah kepergian Guardiola dikonfirmasi secara resmi oleh pihak klub minggu lalu.
Meskipun Pep Guardiola masih menyisakan 12 bulan dalam kontraknya, spekulasi mengenai kepergiannya musim panas ini akhirnya menjadi kenyataan.
Manajemen Manchester City tidak membuang waktu untuk menunjuk suksesor guna memastikan stabilitas menjelang jendela transfer musim panas.
Baca juga: Gebrakan Bali United Mencengangkan: Eks Leicester City Dicomot? Buat Persija & Persebaya Kalah Pamor
Sosok dan Rekam Jejak
Enzo Maresca bukanlah sosok asing bagi publik Manchester.
Ia pernah bekerja di bawah asuhan Pep Guardiola sebagai asisten pelatih sebelum pindah untuk memimpin Leicester City.
Kesuksesannya membawa Leicester kembali ke kasta tertinggi membuatnya dipinang oleh Chelsea.
Bersama klub asal London tersebut, Maresca berhasil mempersembahkan trofi Europa Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Meskipun akhirnya ia dipecat awal tahun ini setelah performa tim yang dianggap mengecewakan di liga.
Menariknya, Enzo Maresca sendiri mengakui bahwa ia telah mengadakan pembicaraan dengan City mengenai kemungkinan menggantikan Guardiola jauh sebelum kesepakatan ini diresmikan.
Warisan Berat Pep Guardiola
Enzo Maresca menghadapi tantangan besar untuk meneruskan warisan Guardiola yang luar biasa.
Selama 10 tahun masa jabatannya, Pep Guardiola memenangkan 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan gelar Liga Champions yang bersejarah sebagai bagian dari treble pada tahun 2023.
Di musim terakhirnya, meskipun gagal mempertahankan gelar liga dan harus puas sebagai runner-up, Pep Guardiola tetap memberikan kado perpisahan berupa gelar ganda domestik (domestic cup double).
Pep Guardiola sendiri telah memberikan dukungan penuh kepada Maresca.
Dalam pesan perpisahannya, ia berjanji akan menelepon penerusnya dan memberikan nasihat penting.
"Jadilah dirimu sendiri dan klub akan mendukungmu tanpa syarat," ujarnya, dikutip dari The Sun.
Pep Guardiola menekankan bahwa Manchester City adalah lingkungan yang unik, di mana seorang manajer akan mendapatkan perlindungan penuh dari manajemen, bahkan di saat-saat sulit sekalipun.
Strategi Transfer dan Regenerasi Skuad
Tugas pertama Maresca di Etihad adalah memimpin strategi transfer klub.
Ia diharapkan terlibat sepenuhnya dalam rekrutmen pemain baru.
Satu di antara target utama yang telah diidentifikasi adalah Elliot Anderson.
Selain itu, Enzo Maresca akan melanjutkan proses regenerasi skuad yang telah dimulai Pep dalam 18 bulan terakhir, yang melibatkan pemain-pemain muda berbakat seperti Marc Guehi, Antoine Semenyo, Rayan Cherki, dan Abdukodir Khusanov.
Meskipun laporan dari berbagai sumber dan pakar transfer seperti Fabrizio Romano menyebutkan kesepakatan telah ditandatangani, pihak Manchester City secara resmi tetap bersikap hati-hati dengan menyatakan bahwa detail akhir masih dalam proses.
Namun, dengan pengumuman yang sudah tersebar luas, para penggemar Manchester City kini bersiap menyambut babak baru di bawah arahan Enzo Maresca.
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)