Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menyatakan seluruh siswa Sekolah Lansia yang terdaftar dalam aplikasi lansia berdaya (Sidaya) otomatis memperoleh Kartu Sidaya untuk memudahkan mereka dalam mengakses layanan transportasi umum hingga kesehatan.
Pelaksana Tugas Direktur Bina Ketahanan Keluarga Lanjut Usia dan Rentan Kemendukbangga/BKKBN Elsa Pongtuluran mengemukakan, kartu tersebut menjadi identitas peserta sekolah lansia sekaligus mempermudah akses berbagai layanan dan fasilitas pendukung aktivitas lansia. Data peserta tersimpan langsung dalam aplikasi sehingga dapat ditunjukkan melalui ponsel dengan bantuan pendamping lansia.
"Kartu Sidaya telah terhubung dengan sejumlah layanan, termasuk kemudahan akses transportasi. Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memberikan fasilitas khusus bagi rombongan sekolah lansia saat bepergian bersama, sehingga mereka dapat memperoleh jalur khusus hingga penempatan dalam satu gerbong tanpa harus mengantre panjang," katanya di Jakarta, Selasa.
Elsa menegaskan, siswa sekolah lansia juga diprioritaskan dalam berbagai kegiatan layanan kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan pendengaran, penglihatan, dan gigi dalam agenda wisuda sekolah lansia.
Saat ini terdapat 3.051 sekolah lansia di seluruh Indonesia yang seluruh siswanya terhubung dengan sistem aplikasi Sidaya. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup lansia sekaligus mendukung konsep lansia tangguh dan produktif.
Kemendukbangga/BKKBN juga menegaskan pentingnya mengatasi kesepian pada lansia karena dapat berdampak pada kesehatan mental dan meningkatkan risiko depresi. Oleh karena itu, sekolah lansia didorong menjadi ruang interaksi sosial yang membantu lansia tetap aktif, sehat, dan produktif.
"Selain itu, edukasi lintas generasi juga terus dilakukan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lansia yang tinggal sendiri. Langkah ini diambil setelah ditemukan sejumlah kasus lansia meninggal dunia tanpa diketahui keluarga maupun tetangga sekitar," tutur Elsa.





