Lantik Komisaris dan Direksi, Gubernur NTT: BUMD Jangan jadi Beban APBD
Alfons Nedabang May 27, 2026 12:19 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubernur NTT, Melki Laka Lena melantik Dewan Komisaris dan jajaran Direksi PT Flobamor, PT Kawasan Industri Bolok (KIB), serta Direktur Kepatuhan Bank Pembangunan Daerah NTT.

Pelantikan berlangsung di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT, Selasa (26/5/2026) sore.

Melki menegaskan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan tidak terus bergantung pada penyertaan modal pemerintah daerah.

“BUMD tidak boleh hanya menjadi badan usaha yang hidup dari penyertaan modal daerah. BUMD harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah," kata Melki.

Menurut Melki, BUMD mestinya memiliki peran yang sangat vital bagi daerah. Selain sebagai motor penggerak perekonomian daerah, BUMD juga menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Baca juga: Seleksi BUMD Pemprov NTT Diminta Transparan dan Berbasis Kinerja 

Melki berkata, jabatan yang diberikan harus dimaknai sebagai amanah besar untuk membenahi dan membawa BUMD menjadi lebih sehat, profesional, produktif, serta berdampak nyata bagi masyarakat.

“Jabatan ini adalah ruang pengabdian, ruang pembuktian integritas, ruang kerja profesional, dan ruang untuk menjawab harapan besar masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Khusus kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda), Melki menaruh harapan besar agar kawasan industri tersebut mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTT.

Ia menegaskan, Kawasan Industri Bolok tidak boleh hanya dikenal sebagai kawasan dengan aset dan lahan semata, tetapi harus berkembang menjadi pusat investasi, aktivitas logistik, hilirisasi potensi lokal, hingga penyerapan tenaga kerja.

“Kita ingin Kawasan Industri Bolok hidup. Ada aktivitas industri, investasi masuk, tenaga kerja lokal terserap, ada kemitraan dengan UMKM, dan terjadi pergerakan barang, jasa, teknologi, serta nilai tambah ekonomi,” katanya.

Melki juga meminta pengurus baru segera melakukan konsolidasi internal, pemetaan aset secara akurat, penyusunan rencana bisnis yang realistis namun progresif, serta membangun komunikasi aktif dengan calon investor.

Baca juga: Seleksi BUMD Pemprov NTT Diminta Transparan dan Berbasis Kinerja 

“Pastikan setiap aset daerah dikelola secara produktif dan tidak menjadi beban,” kata politikus Golkar itu. 

Bagi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Flobamor (Perseroda), Melki menekankan pentingnya profesionalisme dan kemampuan membaca peluang usaha di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Menurutnya, PT Flobamor memiliki peluang besar berkembang di berbagai sektor strategis seperti perdagangan, jasa, distribusi, pangan, transportasi, peternakan, energi, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Namun, kata dia, peluang tersebut hanya dapat diwujudkan apabila perusahaan memiliki strategi bisnis yang kuat, disiplin, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Di sektor perbankan, Melki juga memberi perhatian serius terhadap penguatan integritas dan kepatuhan di tubuh BPD NTT.

 Kepada Direktur Kepatuhan yang baru dilantik, ia menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi utama industri perbankan.

“Dalam dunia perbankan, kepercayaan adalah modal utama. Fungsi kepatuhan bukan fungsi pelengkap, tetapi jantung dari kehati-hatian, integritas, dan keberlanjutan lembaga keuangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, modernisasi dan digitalisasi perbankan harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola dan manajemen risiko.

Melki menyebut, BPD NTT harus semakin modern dan inklusif serta kian dipercaya masyarakat. 

"Tetapi inovasi harus berjalan bersama kepatuhan, ekspansi harus berjalan bersama manajemen risiko, dan pertumbuhan harus berjalan bersama integritas,” katanya. (fan) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.