TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sapi kurban lepas di Kota Jambi. Kali ini seekor sapi terlepas dan masuk ke permukiman warga di Jalan Kilangan RT 03, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Selasa (26/5/2026) malam.
Peristiwa itu membuat warga sekitar panik karena sapi berukuran besar tersebut berlari liar di area permukiman saat kondisi malam hari yang minim penerangan.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi pun diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy mengatakan laporan diterima petugas sekitar pukul 20.17 WIB melalui layanan WhatsApp dan call center Damkar.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 20.45 WIB dengan melibatkan personel dari Mako dan Posyankar Kotabaru,” kata Mustari.
Ia menyebut, proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam dengan total 10 personel dikerahkan.
Mustari menjelaskan, sapi tersebut awalnya merupakan hewan kurban yang sedang dalam proses pengantaran ke lokasi pemesan.
Namun, terjadi kekeliruan saat penurunan.
“Informasi yang kami terima, petugas pengantar salah menurunkan sapi kurban ke rumah pemesan. Seharusnya sapi diturunkan di area masjid. Saat hendak dipindahkan kembali, sapi memberontak hingga ikatannya terlepas,” ujarnya.
Dalam kondisi lepas, sapi kemudian berlari menuju kawasan permukiman warga di Kenali Asam Bawah.
Warga yang khawatir dengan kondisi tersebut lalu menghubungi Damkar Kota Jambi untuk meminta bantuan.
Komandan Regu 4 Mako Damkartan Kota Jambi, Ragil mengatakan proses evakuasi cukup menantang karena sapi dalam kondisi agresif.
“Sapi cukup agresif saat dievakuasi. Selain itu lokasi juga minim penerangan sehingga petugas harus ekstra hati-hati saat melakukan penanganan,” katanya.
Menurut Ragil, petugas kemudian menggunakan tali untuk menjerat salah satu kaki sapi sebelum merobohkannya secara perlahan agar tidak membahayakan warga sekitar.
“Setelah salah satu kaki berhasil dijerat, sapi kami robohkan secara terukur, lalu keempat kakinya diikat untuk diamankan,” ujarnya.
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas juga memastikan area sekitar tetap aman agar warga tidak mendekat.
Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi mengerahkan armada rescue fire jeep, kendaraan rescue roda dua, tali evakuasi, serta perlengkapan APD lengkap.
Tidak ada korban luka baik dari warga maupun petugas dalam kejadian itu.
Setelah berhasil diamankan, sapi kemudian diserahkan kembali untuk dibawa ke lokasi tujuan.
Mustari mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam proses distribusi hewan kurban, terutama saat proses penurunan dan pemindahan hewan.
“Kami mengimbau proses penanganan hewan kurban dilakukan dengan pengamanan yang cukup agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tutupnya.
Sebelumnya, Minggu 24 Mai 2026, seekor sapi kurban juga lepas saat diantar kepanitia kurban di Jalan Kopral Ramli, RT 20, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi.
Sapi tersebut sempat kabur sejauh 5 Km dan masuk ke Kabupaten Muaro Jambi.
Sapi tersebut berlari masuk ke area semak belukar hingga ditemukan di kawasan Jalan Kebun Kolim RT 01, Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam proses evakuasi yang di bantu Damkartan Kota Jambi, satu orang warga mengalami luka di bagian wajah. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Viral Tumpukan Uang Rp400 Juta di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Pengganti Penipuan Catut Nama Al Haris
Baca juga: Pemerintah Salurkan 2 Bansos Tambahan Jelang Iduladha 2026, Penerima PKH-BPNT Diminta Cek Rekening