Iduladha di Jayapura Jadi Bukti Papua Contoh Toleransi Tanpa Penolakan
Marius Frisson Yewun May 27, 2026 11:47 AM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Ribuan umat Muslim di Jayapura, Provinsi Papua, memadati halaman Kantor Gubernur Papua untuk melaksanakan Shalat Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5/2026) pagi.

Jamaah dari berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Jayapura berdatangan, memenuhi area pelaksanaan ibadah yang berlangsung khidmat dan tertib. 

Tahun ini, pelaksanaan Shalat Id dipimpin oleh Muhammad Rum Ramadhan sebagai imam, sementara Faizal Saleh, Direktur Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua, bertindak sebagai khotib.

Baca juga: Pertamina Papua Pasok 450 Ribu Liter Minyak Tanah Jelang Libur Iduladha

Dalam suasana penuh kekeluargaan itu, Gubernur Papua Matius Fakhiri menyampaikan pesan penting mengenai arti Iduladha bagi masyarakat Papua yang hidup dalam keberagaman.

Ia menegaskan bahwa nilai pengorbanan dan keikhlasan yang diajarkan Nabi Ibrahim harus menjadi inspirasi untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, serta toleransi antarumat beragama di Tanah Papua. Menurutnya, harmoni sosial merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah dan mendorong pembangunan Papua yang lebih maju.

Fakhiri juga menyoroti kondisi Papua yang selama ini dikenal sebagai wilayah dengan tingkat toleransi tinggi.

Baca juga: PMI Sorong Apresiasi Pasokan Darah Rutin dari Astra Motor Papua

Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa syukur karena masyarakat Papua mampu menjaga keamanan dan kerukunan tanpa adanya penolakan terhadap aktivitas keagamaan.  

“Kami bersyukur situasi di Papua dari waktu ke waktu dijaga terus toleransi dan keamanan. Kami berharap ini menjadi contoh bagi semua tempat di Indonesia. Tidak ada penolakan di sana-sini, dan kami berharap saudara-saudara kami di belahan Indonesia lainnya bisa memberikan seluas-luasnya kepada agama lain untuk melaksanakan ibadah sesuai ajarannya,” ujar Fakhiri.

Selain pemerintah daerah, dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan Iduladha juga datang dari berbagai elemen masyarakat.

Baca juga: Anggota Komunitas Honda Scoopy Jayapura Kompak Melukis Tote Bag Unik

Ketua Umum Panitia Peringan Hari Besar Islam (PHBI) Papua, Alwi Tianlean, menyampaikan bahwa ibadah tahun ini berjalan aman dan tertib berkat kerja sama antara panitia, aparat keamanan, dan masyarakat lintas agama. 

Ia menilai suasana kondusif ini menjadi bukti kuat bahwa Papua mampu menjaga semangat kebersamaan di tengah perbedaan.

Alwi juga menekankan pentingnya nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian dari perayaan Iduladha, terutama melalui pembagian hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.  

“Mengajak masyarakat untuk berkurban adalah ajakan mulia yang dicontohkan Nabi Ibrahim kepada putranya, Ismail,” ujarnya.

Baca juga: Demam Piala Dunia Merambah Papua Tengah, Pria di Nabire Ini Yakin Lamine Yamal Bawa Spanyol Juara

Ia berharap momentum Iduladha tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan rasa empati dan solidaritas. 

Dengan semangat kebersamaan itu, ia yakin Papua dapat terus menjadi daerah yang aman, damai dan sejahtera bagi seluruh pemeluk agama.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.