TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Universitas Negeri Semarang (Unnes) berlangsung khidmat.
Civitas akademika Unnes bersama masyarakat sekitar melaksanakan Shalat Ied di Masjid Jami’ Ulul Albab, Rabu (27/5/2026).
Tak hanya diikuti warga lokal, pelaksanaan Idul Adha di kampus tersebut juga dihadiri mahasiswa internasional.
Satu di antaranya mahasiswa Program Magister Pendidikan Ekonomi asal Pakistan, Rana Sharjeel Akhtar.
Rana datang bersama sejumlah rekan mahasiswa asing lainnya yang berasal dari Sudan dan Thailand.
Rana mengaku terkesan dengan tradisi Idul Adha di Indonesia yang menurutnya memiliki kekhasan dibandingkan di negara asalnya.
“Alhamdulillah sudah selesai salat dan saya sangat senang di sini. Banyak hewan kurban disembelih dan saya sangat menikmati suasana di Indonesia,” kata Rana kepada tribunjateng.com usai melaksanakan Shalat Ied.
Ia mengatakan suasana Idul Adha di Indonesia dan Pakistan pada dasarnya memiliki kesamaan, terutama dalam tradisi penyembelihan hewan kurban seperti kambing maupun domba.
Namun, ia melihat ada perbedaan dalam pelaksanaannya.
“Di Pakistan biasanya penyembelihan dilakukan di rumah. Kalau di Indonesia banyak dilakukan di masjid atau tempat penyembelihan khusus,” katanya.
Mahasiswa semester empat tersebut juga mengaku nyaman menjalani studi di Unnes sebagai mahasiswa internasional.
“Saya sangat merekomendasikan mahasiswa internasional untuk kuliah di Unnes karena nyaman, aman, dan saya menikmati sistem pendidikan di Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Unnes, S. Martono mengatakan pelaksanaan Idul Adha di Unnes rutin digelar setiap tahun dengan melibatkan seluruh warga kampus.
“Secara rutin Unnes selalu melaksanakan Idul Adha atau kurban yang melibatkan seluruh warga Unnes. Kami membuka kesempatan kepada siapa pun yang ingin berkurban melalui Masjid Ulul Albab,” ujarnya.
Menurutnya, makna Idul Adha tidak hanya soal ibadah kurban, tetapi juga tentang semangat berbagi dan kebersamaan.
“Konsep kurban ini konsep berbagi, konsep peduli, konsep kebersamaan. Alhamdulillah warga Unnes menyikapi ini dengan penuh semangat dan setiap tahun kepeduliannya terus bertambah,” katanya.
Pada Idul Adha tahun ini, Unnes menerima 14 ekor sapi dan tujuh ekor kambing untuk dikurbankan.
Selain itu, Martono menyebut ada tiga warga nonmuslim yang turut menunjukkan kepeduliannya melalui bantuan dana operasional kegiatan kurban sebagai bentuk amal jariah.
“Yang membanggakan ada tiga warga yang peduli berupa amal jariah untuk operasional kegiatan. Karena tampaknya mereka nonmuslim, tapi peduli untuk kegiatan kurban,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, rektor bersama para wakil rektor juga turut menyaksikan proses penyembelihan sejumlah hewan kurban.