Perbandingan Jumlah Sapi Kurban Prabowo pada 2026 dan 2025, Sama-sama Disalurkan ke Seluruh Provinsi
Bobby Wiratama May 27, 2026 01:26 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara kembali menyalurkan Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden berupa sapi kurban kepada seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Penyaluran hewan kurban ini, dalam rangka momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026). 

Tahun 2026 ini, Presiden menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban. Jumlah bantuan hewan kurban tersebut, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Pada momentum Idul Adha 1446 H tahun 2025 lalu, Presiden Prabowo menyalurkan 985 ekor sapi.

Artinya, jumlah sapi kurban yang salurkan mengalami kenaikan sebanyak 113 ekor.

- Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiyantoro, menyampaikan Presiden menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban yang terdiri atas 598 ekor sapi untuk 552 provinsi, kabupaten, dan kota.

Kemudian, sebanyak 500 ekor sapi untuk organisasi Islam, pondok pesantren, dan tokoh agama di berbagai daerah. 

Disampaikan Juri Ardiyantoro, Presiden menyerahkan Bantuan Kemasyarakatan Presiden berupa sapi serta kepada organisasi Islam, pondok pesantren, dan tokoh agama.

Adapun jenis sapi yang disalurkan pada tahun ini, terdiri atas Simmental, Limousine, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, Friesian Holstein (FH), Belgian Blue, dan Charolais. 

Juri Ardiyantoro juga mengatakan, kualitas dan bobot sapi bantuan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Baca juga: Selisih 100 Kilogram, Sapi Kurban Prabowo di Istiqlal Lebih Berat dari Punya Gibran

Dikutip dari Setneg.go.id, seluruh sapi juga telah memenuhi persyaratan kesehatan ternak yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), serta sesuai syariat Islam, meliputi berusia lebih dari dua tahun, jantan, dan tidak cacat.

Keberhasilan pengadaan sapi bantuan ini, tak lepas dari hasil kolaborasi antara Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pertanian, dinas peternakan dan kesehatan hewan daerah, serta Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI).

Selain itu, adanya keterlibatan ratusan peternak lokal dalam penyediaan sapi kurban Presiden.

“Kami juga turut mengapresiasi 525 peternak yang telah berhasil menyediakan bantuan kemasyarakatan Presiden berupa sapi pada tahun ini," ucap Juri Ardiyantoro dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/05/2026).

Ia berharap, momen ini dapat memberikan kesempatan kepada para peternak lokal untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi.

SAPI PRESIDEN - Pemilik Ubi Jaya Farm, Supardiono (49), sedang memandikan Sontrot di tempat usahanya, Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Rabu (13/5/2026). Cerita peternak Supardiono, warga Kabupaten Bantul yang sapinya dibeli Presiden Prabowo.
SAPI PRESIDEN - Pemilik Ubi Jaya Farm, Supardiono (49), sedang memandikan Sontrot di tempat usahanya, Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Rabu (13/5/2026). Tahun 2026 ini, Presiden menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban, jumlahnya meningkat dibanding tahun sebelumnya. (Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana)

- Prabowo Salurkan 985 Sapi Kurban

Sementara itu, Presiden Prabowo menyerahkan bantuan kemasyarakatan berupa 985 ekor sapi kurban pada Idul Adha 2025. 

Hewan kurban ini disalurkan ke seluruh provinsi, kabupaten, kota di Indonesia melalui dua skema distribusi.

Wakil Menteri Sekretaris Negara menjelaskan, skemanya ialah sapi diberikan melalui pemerintahan daerah, dilanjutkan diberikan kepada masjid atau tempat-tempat yang sudah ditunjuk kepala daerah untuk menyalurkan sapi kurban Presiden.

Juri Ardiantoro mengatakan, sebanyak 607 sapi didistribusikan melalui pemerintah daerah. 

Setiap provinsi serta 514 kabupaten/kota menerima satu ekor sapi, dengan pengecualian bagi 55 kabupaten/kota yang masing-masing menerima dua ekor.

“Ada 55 daerah yang tidak tersedia sapi dengan bobot antara 800 sampai 1,3 ton. Sehingga harus diberikan dua sapi di 55 kabupaten/kota," katanya dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025.

Dikutip dari presidenri.go.id, Juri juga menjelaskan, selain melalui pemerintah daerah, skema kedua adalah presiden menyerahkan 378 sapi langsung kepada kelompok masyarakat. 

Penerimanya mencakup tokoh masyarakat, pondok pesantren, dan komunitas yang dipilih berdasarkan penilaian langsung dari Presiden Prabowo.

Dijelaskan pula, seluruh sapi yang disalurkan telah diperiksa oleh dinas kesehatan hewan dan dinyatakan layak sebagai hewan kurban. 

Pemerintah memastikan, tidak ada satu pun daerah yang terlewatkan dari distribusi.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.