TRIBUNJAKARTA.COM - Masjid Istiqlal Jakarta mendapatkan kiriman hewan kurban spesial dari tokoh nasional yang beratnya mencuri perhatian publik.
Tahun ini Masjid Istiqlal menerima total 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, dan 1 ekor domba untuk kurban.
Dari total itu, sejumlah tokoh di antaranya Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hingga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, ikut memberikan hewan kurban sapi.
Ketiga tokoh nasional itu memberikan sapi berbobot besar alias jumbo.
Bukan cuma ukuran yang disorot, beberapa sapi sampai mendapat julukan unik dari para perawat dan panitia kurban.
Salah satu yang paling mencolok adalah sapi milik Prabowo yang dijuluki “Si Gemoy”.
Sapi tersebut diberikan julukan Gemoy karena tubuhnya yang besar dan tambun.
Sementara sapi kurban milik Gibran bernama “Wirobumi”.
Nama tersebut tak kalah mencuri perhatian berkat posturnya yang gagah dan bobotnya yang mencapai lebih dari satu ton.
Kendati begitu, untuk ukuran berat sapi sumbangan dari Megawati Soekarnoputri masih belum diketahui.
Sebab, tak ada informasi lebih lanjut soal ukuran dan detail sapi sumbangan dari Megawati.
Kehadiran sapi-sapi raksasa tersebut menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Masjid Istiqlal.
Warga hingga jamaah yang datang silih berganti mengabadikan momen melihat langsung hewan kurban para tokoh nasional itu dari dekat.
Sapi kurban milik Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mencuri perhatian berwarna coklat dengan bobot mencapai 1,1 ton.
Untung Edisusanto (45), perawat sapi itu mengungkapkan bahwa sapi tersebut memiliki nama Wirobumi.
Sapi jumbo itu didatangkan langsung dari peternakan di kawasan Tajurhalang, Bogor, Jawa Barat.
“Jenisnya Brahman, beratnya 1,1 ton, dan usianya kurang lebih lima tahun,” ucapnya saat ditemui di Masjid Istiqlal, Selasa (26/5/2026).
Nama Wirobumi ini sendiri ternyata bukan berasal langsung dari Wapres Gibran, melainkan diberikan oleh Untung.
“Saya yang memberikan nama itu, soalnua kan yang punya pak wapres, namanya Gibran Rakabuming Raka, hadi sapinya tak namain Wirobumi,” ujarnya.
Ia mengaku pemberian nama tersebut dilakukan secara spontan agar terasa cocok dengan pemiliknya.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto berbobot 1,3 ton.
Sementara, sapi milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berbobot 1,2 ton.
“Sapi bapak Presiden Prabowo dan Bapak Wakil Presiden. Ya, itu sapinya itu memang yang terbesar di antara yang kita miliki sekarang ini," ujar Nasaruddin Umar dikutip dari Kompas.com, Rabu (27/5/2026).
"Ada juga tetangga kita Katedral itu ya, juga menyumbangkan sapinya, besar juga,” ungkapnya.
Selain Prabowo dan Gibran, tokoh lainnya seperti Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga menyumbangkan sapi kurban.
“Dari Ibu Mega juga nyumbang, besar sekali juga. Ya tetangga kita Hotel Borobudur misalnya kan, itu 25 ekor setiap tahun itu ya," ungkapnya.
"Sapinya gede-gede semuanya. Dan tentu itu niatnya tidak seperti eh skema pertama tadi itu,” katanya.
Adapun sapi-sapi tersebut telah diperiksa dan mendapat sertifikat dari instansi kesehatan.
Penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal akan dilakukan pada Kamis (28/5/2026) di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Istiqlal dan akan didistribusikan ke masjid, mushalam da panti asuhan binaan Istiqlal.
Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan satu ekor sapi kurban berukuran jumbo dengan bobot lebih dari 1 ton kepada pengurus Masjid Jami Al-Ichrom, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat.
Sapi berjenis limosin sumbangan dari orang nomor satu di Indonesia tersebut tampak mencolok dan jauh lebih besar dibandingkan dengan hewan kurban lainnya yang ada di area masjid.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al Ichrom, Murasin Kilung mengatakan, meski memiliki postur tubuh yang sangat besar, penurunan sapi Prabowo dari truk menuju area masjid berjalan sangat lancar tanpa kendala berarti.
"Enggak ada kesulitan. Dia (truknya) memang ada semacam bak double. Jadi ada bambu diturunin, kayaknya enggak susah, mudah dia. Cuma 3 orang aja yang bantu nurunin sudah cukup, karena sapi begini kan lebih nurut dia, penggemukan ya, sapinya bagus," ujarnya ditemui di Masjid Jami Al Ichrom, Selasa (26/5/2026).
Lantaran ukuran sapi yang jumbo dan kondisi badannya yang bersih, warga pun menamakam hewan kurban berwarna coklat sumbangan dari Presiden Prabowo itu "Si Gemoy".
"Sapinya bagus, tadi warga yang pada ngelihat pada namainnya sapi gemoy soalnya badannya emang gemoy kan, gede banget," ujar Aisah (45) warga yang menemani anak balitanya menonton keberadaan sapi sumbangan dari Prabowo.
Hal senada disampaikan Anita (40) yang juga penasaran dengan wujud sapi sumbangan dari Prabowo.
"Iya penasaran dari temen katanya ada sapi dari Pak Prabowo. Ternyata emang bagus sapinya, mukanya kelihatan ganteng dibanding sapi yang lain, pokoknya gemoy deh sapi dari Pak Prabowo," ujarnya.
Baca juga: SOSOK Mohammad Irman Ali alias Woodyrman, Influencer Brunei yang Viral usai Kasus di Blok M
Baca juga: Pemprov DKI Salurkan 220 Hewan Kurban, Wagub Rano: Tahun Ini Lebih Banyak
Baca juga: Polda Metro Jaya Bongkar Live Streaming Porno di Medsos, Host Raup Uang dari Gift Followers